23 September 2020, 00:55 WIB

Tamara Bleszynski Kritisi Penyebaran Video


MI | Humaniora

AKTRIS Tamara Bleszynski, 45, mengaku geram melihat video yang memperlihatkan seorang perempuan dihukum squat-jump karena tidak mengenakan masker di tempat umum beredar luas. 

Hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan telah ditetapkan. Namun, penyebaran video hukuman terhadap perempuan tersebut menuai pro dan kontra. Tamara berpendapat, hukuman tersebut tidak manusiawi. Apalagi ketika diunggah ke media sosial, tidak memberikan efek jera. 

“Menyebarkan hukuman push up dan lain-lain di media sosial karena mereka tidak pakai masker, bukan membuatmu hebat, melainkan justru membuatmu mundur sekian abad. Efek jera tidak harus membuatmu manusia tidak manusiawi dengan menjadikan manusia sebuah tontonan sirkus,” tulis Tamara dalam Instagram-nya pada Senin (21/9).

Tamara Bleszynski kemudian mengunggah foto liang lahat dan mengatakan banyak pihak yang memintanya untuk tidak terlalu angkat bicara. Namun, ibu dari Teuku Rassya itu tak gentar. 

“Banyak yang DM.. Mbak, jangan terlalu berani nanti ditangkap loh. Terima kasih rasa sayangnya, tapi aku bukan nyamuk. Di sini (kematian) aku akan berada, dan sebelum itu terjadi, aku berhak atas kehidupanku,” tulis Tamara. (Medcom.id/H-3)

BERITA TERKAIT