22 September 2020, 11:15 WIB

Tetap Komit Berikan Pembiayaan Modal dan Pemberdayaan Perempuan


Mediaindonesia.com | Ekonomi

MASIH sedikit kaum perempuan yang tergerak untuk membuka usaha sendiri, terutama di pedesaan. Padahal sejatinya potensi kaum perempuan untuk berusaha tidak kalah dari laki-laki.

Kuncinya adalah kesempatan. Jika Mereka diberi kesempatan, bukan tidak mungkin muncul para pelaku usaha perempuan dari pedesaan. Atas dasar itulah PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) berkomitmen untuk terus memberikan pembiayaan modal kerja dan pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa.

Baca juga: Presiden Dorong Perempuan Pengusaha Ekspor Produk

Hal itu diungkapkan Founder dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra. Menurutnya, sejak awal mereka memang komit untuk membantu para pelaku usaha perempuan.

Atas jerih payah mereka tersebut, Amartha pun kembali menerima penghargaan internasional sebagai perusahaan finansial teknologi  dengan pertumbuhan bisnis paling cepat dan memberikan terobosan inovasi dalam bisnis pendanaan dan keuangan dari CB Insights yang merupakan perusahaan riset industri terkemuka di dunia khususnya bagi perusahaan rintisan. Penghargaan itu menjadi penghargaan Internasional ketiga yang diterima Amartha sepanjang 2020.

"Merupakan suatu kehormatan bagi kami dengan menjadi satu-satunya perusahaan fintech P2P lending dari Indonesia yang masuk dalam daftar 250 fintech paling menjanjikan pada 2020 versi CB Insights," cetus Andi.

Amartha masuk dalam daftar The Fintech 250: The World’s Most Promising Fintech Startups 2020 versi CB Insights. Penghargaan ini merupakan inisiatif apresiasi kepada 250 perusahaan fintech dunia yang paling inovatif serta transformatif. Dalam penghargaan ini, CB Insights memilih 250 dari 16,000 perusahaan global yang dinilai berdasarkan kualitas investor, analisis sentimen publikasi, potensi pasar, partnership serta Mosaic Score.

"Sepanjang tahun 2020, Amartha telah berhasil mendapatkan pengakuan internasional atas prestasi dan inovasinya, diantaranya, Amartha mendapatkan sertifikasi sebagai perusahaan fintech berdampak sosial dari GIIRS (Global Impact Investing Rating System) dengan peringkat tertinggi yaitu Platinum," ujar Andi.

Sementara itu,  Chief Commercial Officer Amartha, Hadi Wenas menambahkan, dalam situasi dunia yang msih dilanda covid-19 ini, pihaknya harus beradaptasi serta berinovasi.  "Segala upaya dilakukan untuk memastikan bahwa kami tetap bisa mendekati visi yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi Indonesia." (RO/A-1)

BERITA TERKAIT