22 September 2020, 18:47 WIB

Kadin : 80% Perusahaan Alami Penurunan Pendapatan Akibat Pandemi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KETUA Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Perksa Roeslani mengungkapkan, banyak perusahaan yang mengalami penurunan omzet atau pendapatan selama pandemi.

"8 dari 10 perusahaan di Indonesia mengalami penurunan pendapatan. Hal ini berimbas pada persoalan ketenagakerjaan, mengecilnya lapangan pekerjaan dan pengangguran," kata Rosan dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (22/9).

Pandemi, kata dia, telah memukul usaha mirko kecil dan menengah (UMKM) di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Baik UMKM maupun korporasi mengalami penurunan pendapatan, hingga harus menutup sementara kegiatan bisnis mereka.

Rosan berharap pemerintah mempercepat penyaluran dana pemulihan yang baru sekitar 34% terserap. Bantuan itu katanya, bagi UMKM dan dunia usaha agar sektor riil, manufaktur dan daya beli bisa terjaga.

Baca juga : Deifisit APBN Hingga Agustus 2020 Capai Rp500,5 Triliun

Rosan juga menegaskan dunia usaha mendukung penuh upaya pemerintah baik dalam pemulihan aspek kesehatan maupun ekonomi.

Sebagian besar perusahaan, sebut Rosan, sudah menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja dan melakukan pengurangan jam kerja.

"Kadin berharap protokol kesehatan tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja saja, namun juga bisa dilakukan oleh semua pihak masyarakat di lingkungan tempat tinggal," pungkas Rosan. (OL-7)

BERITA TERKAIT