22 September 2020, 17:48 WIB

Pemkab Sikka Hentikan KBM Tatap Muka


Gabriel Langga | Nusantara

KEGIATAN belajar mengajar (KBM) tatap muka dari tingkat TK, SD, dan SMP yang telah berlangsung selama tiga minggu di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dihentikan sementara. Hal itu dilakukan setelah adanya 11 kasus positif Covid-19 di wilayah Sikka.

Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Mayela Da Cunha, Selasa (22/9) menyatakan sejak Kabupaten Sikka dinyatakan ada 11 kasus positif Covid-19, pihaknya langsung menggelar pertemuan dengan seluruh pengawas sekolah. Dari hasil pertemuan itu, kata dia, kita telah menyepakati pembelajaran tatap muka di sekolah dihentikan sementara.

"Tadi kita sudah rapat dengan seluruh pengawas sekolah. Keputusan kita bahwa KBM di sekolah dihentikan sementara. Keputusan ini juga sesuai dengan surat edaran kita apabila ada warga Sikka yang terkonfirmasi Covid-19 maka KBM di sekolah dihentikan sementara," tandas Mayela itu.

Disampaikan dia, pembelajaran tatap muka di sekolah dihentikan sementara mulai Rabu (23/9). Pemberhentian KBM tatap muka tersebut dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu perkembangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Sikka. "Mulai Rabu (23/9) seluruh KBM di sekolah dihentikan," papar dia.

Mayela menyampaikan, KBM di sekolah dihentikan maka seluruh sekolah kembali melakukan pembelajaran dengan sistem belajar dari rumah baik dengan pola daring maupun luring.

"Suratnya kita sudah kirim ke setiap sekolah mulai dari TK, SD dan SMP bahwa KBM dihentikan. Setiap sekolah kembali melaksanakan belajar dari rumah secara daring," pungkas dia. (R-1)

 

 

BERITA TERKAIT