22 September 2020, 17:35 WIB

Pacu SDM Pertanian, 80 Rumah Tangga Petani Ikut Pelatihan di Bima


mediaindonesia.com | Nusantara

DINAS Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat(NTB) kembali menggelar kegiatan Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK) Program IPDMIP. Kali ini, kegiatan tersebut digelar pada 21-24 September 2020. 

Pelatihan diikuti 160 peserta dari 80 Rumah Tangga Petani yang tersebar di 10 Desa IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program) Kabupaten Bima, yaitu Desa Ndano, Monggo, Woro, Darussalam, Sondosia, Ntonggu, Tawali, Na’e, Karumbu, dan Rupe.  

Kegiatan PLEK bagi Rumah Tangga Petani (RTP) ini merupakan rangkaian dari kegiatan PLEK sebelumnya yang diikuti oleh 20 pasang suami-istri Ketua Kelompok Tani dan Penyuluh Swadaya yang berlangsung dari  tanggal 14 sampai dengan 17 September 2020.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan kegiatan PLEK bagi RTP bagus untuk mengelola kelompok tani.

“Banyak manfaat yang bisa diserap dari kegiatan ini. Oleh karena itu, kita berharap para peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh dan ilmu yang didapat bisa diimplementasikan dengan baik,” katanya, Selasa (22/9).

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi.

“Pembangunan SDM sangat dibutuhkan dalam pertanian. Siapa itu SDM pertanian? Yaitu petani, penyuluh, petani milenial, poktan dan juga gapoktan. Jadi, untuk membangun pertanian yang pertama-tama harus dilakukan adalah membangun SDM pertanian. Dalam pembangunan SDM ini bisa dilakukan lewat PLEK IPDMIP,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Kisman HM, mengatakan bahwa Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK) ini merupakan bagian dari kegiatan Program IPDMIP di bawah sub komponen 4.3. 

Tepatnya, peningkatan akses dan layanan keuangan yang bertujuan untuk memberikan pelatihan literasi dan edukasi keuangan bagi rumah tangga petani terpilih.

Menurut Kisman, dilakukan pendekatan keluarga sebagai tim (suami-istri) dengan target per desa adalah 8 rumah tangga petani terpilih beserta suami/istri sehingga total target pelatihan per desa adalah sebanyak 16 orang. 

“Setelah mengikuti pelatihan literasi dan edukasi keuangan rumah tangga petani terpilih ini, peserta diharapkan dapat menyampaikan materi pelatihan kepada rumah tangga petani terpilih lainnya di masing-masing kelompok tani (poktan) di desa tersebut” ujar Kisman HM.

Supervisi kegiatan Pelatihan ini dilakukan unsur dari Tim DPIU IPDMIP Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima bersama Muhammad Ikhsan selaku Konsultan Program IPDMIP Kabupaten Bima. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT