22 September 2020, 16:46 WIB

Pemkab Sumenep Tracing di Tujuh Desa di Kecamatan Saronggi


Mohammad Ghazi | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai melakukan tracing penyebaran Covid-19 di tujuh desa di Kecamatan Saronggi yang di lockdown. Isolasi terbatas di tujuh desa yakni Desa Saroka, Lebun Dadap Barat, Kebun Dadap Timur, Tanah Merah, Langsar, Tanjung, dan Desa Pagar Batu berlaku selama empat belas hari sejak Senin (21/9).

Tracing dilakukan dengan memeriksa orang-orang yang memiliki hubungan kekerabatan dekat dan melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif.

"Kami tracing di tujuh desa di Saronggi yang diisolasi. Ini untuk memutus penularan Covid-19," kata Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim, Selasa (22/9).

Busyro menjelaskan tracing itu melibatkan beberapa unsur. Selain petugas dari Dinas Kesehatan Sumenep, Puskesmas Saronggi, juga tenaga kesehatan desa dan kader pemberdayaan masyarat di masing-masing desa.

Itu dilakukan, kata dia, untuk mempercepat proses penelusuran agar bisa dilakukan penanganan secara cepat. Kebijakan isolasi terbatas dilakukan Pemkab Sumenep terhadap tujuh desa di Kecamatan Saronggi, setelah ditemukan kasus terkonfirmasi positif baru yang cukup tinggi.

Berdasar data terakhir, jumlah kasus positif di tujuh desa itu mencapai 36 kasus. Enam diantaranya meninggal dunia. Akibat kebijakan itu, aktifitas warga di luar rumah dibatasi.

"Kami menyiapkan bantuan berupa kebutuhan pokok sebagai komoensasi. Tapi saat ini masih dalam proses kajian," kata Bupati. (R-1)

BERITA TERKAIT