22 September 2020, 16:43 WIB

Bencana Tanah Longsor Ancam Beberapa Wilayah di Banyumas


Lilik Darmawan | Nusantara

MESKI baru memasuki musim pancaroba, peristiwa tanah longsor sudah melanda Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Walaupun skalanya kecil, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Titik Pujiastuti mengatakan bahwa akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Gumelar pada Senin (21/9) sore hingga malam mengakibatkan tanah longsor. "Longsor menyebabkan satu rumah tertutup bagian teras rumah dan satunya lagi terancam. Panjang longsoran mencapai 7 meter dengan tebal hingga 2,5 meter," kata Titik, Selasa (22/9).

Dijelaskan oleh Titik, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, memasuki musim pancaroba maka ada  potensi hujan deras. Karena itu, wilayah-wilayah yang rawan longsor  harus siap siaga.

Secara terpisah, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG  Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengungkapkan bahwa sebagian Cilacap dan Banyumas sudah mulai memasuki masa pancaroba.

"Masa pancaroba adalah peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Pada masa transisi ini, curah hujan memiliki intensitas ringan hingga sedang," katanya.

Menurut Teguh, mulai akhir September hingga awal Oktober merupakan musim pancaroba yang ditandai dengan hujan tidak merata, tetapi intensitasnya bisa sedang hingga lebat dalam durasi singkat. “Perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang serta terjadinya angin  puting beliung," tambahnya. (R-1)

BERITA TERKAIT