22 September 2020, 16:35 WIB

Atasi Banjir, Pemerintah Bangun Sodetan di Kali Sunter Jaktim


Deden Muhamad Rojani | Humaniora

BANTARAN Kali Sunter di Kelurahan Cipayung Jakarta Timur, kerap menjadi langganan banjir saat hujan turun, debit air yang tinggi menyebabkan air meluap dari kali Sunter dan menggenangi pemukiman warga.

Untuk mengurangi beban tingginya debit air kali Sunter, Pemerintah Kota Jakarta Timur membangun sodetan sepanjang sekitar seratus meter dari Kali Sunter menuju Waduk Tiu.

Baca juga: DPMPTSP DKI Jakarta Raih ICSB Indonesia Presidential Award 2020

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, mengatakan sodetan tersebut di Waduk Tiu bertujuan untuk memarkir terlebih dulu tingginya debit air di Kali Sunter.

Menurut Anwar, pembangunan sodetan merupakan salah satu strategi penanggulangan banjir yang terjadi di sejumlah area bantaran Kali Sunter, seperti di Lubang Buaya, Cipinang Melayu, Pondok Bambu, Cipinang Indah dah sejumlah titik lainnya.

"Harapannya, sodetan ini bisa mengatasi banjir akibat luapan Kali Sunter," ujarnya Anwar, Selasa (22/9) saat dikonfirmasi.

"Selain itu, kami juga telah menormalisasi waduk, kali, saluran air mikro atau makro hingga pembuatan sodetan," tambahnya.

Kasudin SDA Jakarta Timur, Santo mengatakan, sodetan ini dibangun untuk meminimalisir debit air menuju ke hilir.

Dia menjelaskan, panjang sodetan ini kurang lebih seratus meter dengan lebar dan kedalamannya kurang lebih dua meter.

“Pembuatan sodetan Kali Sunter ke Waduk Tiu ini langsung dikerjakan mulai hari ini. Nantinya sodetan ini akan dipasangi beton U-Dtich. Ditargetkan pengerjaan rampung dalam sepekan," ungkap Santo. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT