22 September 2020, 15:39 WIB

CDC AS Perbarui Pedoman Penularan Covid-19 di Udara


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menghapus pedoman covid-19, Senin (21/9), terkait virus korona menyebar melalui udara (airborne).

Otoritas kesehatan ini mengatakan informasi tersebut diunggah sebelum waktunya dan mereka memperbarui bahasa pedoman sebelum mengunggah ulang.

"Versi draf perubahan yang diusulkan untuk rekomendasi ini diunggah secara keliru ke situs resmi badan tersebut. CDC saat ini memperbarui rekomendasi mengenai penularan SARS-CoV-2 melalui udara (virus yang menyebabkan covid-19). Setelah proses ini selesai, bahasa pembaruan akan diunggah," kata CDC di situsnya.

Baca juga: Antisipasi Airborne, Perhatikan Sirkulasi Udara Ruang Ber-AC

CDC mempertahankan covid-19 paling sering menyebar ketika orang berada dalam kontak dekat. Tetesan dan partikel udara dapat tetap tersuspensi di udara dan dihirup oleh orang lain, dan menempuh jarak lebih dari 6 kaki misalnya, selama latihan paduan suara, di restoran, atau di kelas kebugaran.

"Secara umum, lingkungan dalam ruangan tanpa ventilasi yang baik meningkatkan risiko ini," tulis CDC.

CDC juga dilaporkan mengubah bahasanya tentang penularan tanpa gejala, sebelumnya "beberapa orang tanpa gejala mungkin dapat menyebarkan virus" menjadi "orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala dapat menyebarkan virus ke orang lain".(AA/OL-5)

BERITA TERKAIT