22 September 2020, 17:00 WIB

Ratusan Paus Pilot Terdampar di Pantai Tasmania


Bagus Pradana | Weekend

SETIDAKNYA sepertiga dari 270 Paus Pilot yang terdampar di lepas pantai Tasmania, Australia telah mati, dan sisanya dalam kondisi memprihatinkan karena tidak mendapatkan asupan makanan sejak senin (21/9) lalu.

Hingga hari ini belum diketahui apa yang membuat gerombolan Paus Pilot ini terdampar di pantai barat Pulau Tasmania tersebut.

Tim penyelamat dari Program Konservasi Maritim Tasmania berhasil tiba dilokasi pada Senin malam dan menemukan tiga kelompok paus terdampar di kawasan Macquarie Heads, ujung pulau terpencil  yang sulit diakses.

Terdapat sekitar 200-an Paus yang telah terdampar di gundukan karang di dekat jalur perahu, sementara 30 lainnya ditemukan beberapa ratus meter menjorok ke bibir pantai. Banyaknya paus yang berada di lokasi yang relatif sulit diakses menjadi tantangan tersendiri bagi regu penyelamat.

Bahkan dalam keterangannya tim penyelamat menyatakan butuh waktu berhari-hari untuk menyelamatkan paus pilot yang tersisa.

"Biasanya kita berurusan dengan hewan yang terdampar di tempat tinggi dan kering di pantai. Nah ini berbeda. Mereka terdampar di lokasi tepian laut yang dangkal sehingga tidak perlu terlalu banyak untuk mengapung kembali, " papar Dr Kris Carlyon, ahli biologi satwa liar yang tergabung dalam regu penyelamat seperti dilansir bbc.com, Selasa (21/9).

Dalam keterangannya Dr Carlyon memprediksi tantangan besar yang akan dihadapi oleh tim penyelamat dalam kondisi tersebut adalah arus laut yang kuat. Selain itu tubuh hewan yang terlalu besar dan lokasi terdampar yang sulit diakses membuat operasi tersebut memakan waktu yang relatif lama.

"Kami akan mencoba untuk memindahkan hewan tersebut saat punya kesempatan yang baik," papar Dr Carlyon.

Dr Carlyon mengungkapkan bahwa Paus Pilot dapat bertahan hidup selama tiga atau empat hari di pantai, dan selama operasi penyelamatan tersebut regu penyelamat mendesak masyarakat agar menjauh dari tempat kejadian, agar proses penyelamatan berjalan lancar. (M-4)

 

 

BERITA TERKAIT