22 September 2020, 14:16 WIB

Inggris akan Tutup Tempat Hiburan Malam Lebih Awal


Faustinus Nua | Internasional

PEMERINTAH Inggris pada Selasa (22/9) mengumumkan langkah-langkah baru untuk menahan lonjakan kasus virus korona di seluruh Inggris, setelah meningkatkan level kewaspadaan virus lantaran tingginya jumlah kematian dalam dua bulan terakhir.

Di bawah aturan baru yang akan mulai berlaku pada hari Kamis, pub, bar dan tempat perhotelan lainnya di Inggris akan diminta untuk tutup pada pukul 9 malam GMT. Sementara gerai makanan dan minuman akan dibatasi untuk layanan meja saja.

Baca juga: Sejumlah Negara Bagian di Australia Mulai Buka Perbatasan

"Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami harus mengambil tindakan lebih lanjut untuk mengendalikan kebangkitan kembali dalam kasus virus ini," kata Juru Bicara Downing Street, Selasa (22/9).

Pembatasan serupa sudah diterapkan di sebagian wilayah Inggris utara dan tengah. Pemerintahan yang dilimpahkan di Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara diharapkan untuk mengumumkan aturan nasional mereka sendiri dalam waktu dekat.

Tanggapan itu menyusul peringatan pada Senin bahwa negara itu dapat mencatat hingga 50.000 kasus sehari pada pertengahan Oktober, dan sebulan kemudian melebihi 200 kematian setiap hari.

Kepala petugas medis Chris Whitty mengatakan tingkat infeksi meniru kebangkitan kuat yang terjadi di Prancis dan Spanyol, sekitar dua kali lipat setiap tujuh hari.

"Kami melihat tingkat peningkatan di sebagian besar negara," katanya, mendesak masyarakat untuk menghormati pedoman yang lebih ketat tentang jarak sosial. "Ini bukan masalah orang lain. Ini semua masalah kita." imbuhnya.

Joint Biosecurity Center pemerintah kemudian mengubah tingkat peringatan Covid-19 dari tiga menjadi empat untuk menggambarkan peningkatan kasus. Tingkat tiga menyatakan bahwa epidemi menyebar secara umum sedangkan tingkat empat mencerminkan bahwa "

penularan tinggi atau meningkat secara eksponensial.(CNA/OL-6)

BERITA TERKAIT