22 September 2020, 11:38 WIB

Di Tengah Pandemi, Warga Rusunawa Tambora Produksi Batik Betawi


Eni Kartinah | Megapolitan

BERAWAL dari program yang dicetuskan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, label  Elemwe milik Lily Mariasari  ditunjuk untuk membina warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambora dalam mengembangkan Batik Betawi.

"Seiring berjalannya waktu, saya melihat minat mereka sangat tinggi,  dari situ saya teruskan membina mereka agar bisa bereksplorasi dan mengembangkan motif-motif baru," ujar Lily.

Selain belajar membuat pola, mencanting, dan mewarnai, mereka diajarkan melorod hingga menjadi kain batik yang siap pakai.

Lily menambahkan, saat ini permintaan masker dengan berbagai motif batik Betawi semakin meningkat, hal ini sangat membantu warga binaan mengisi kekosongan waktu di tengah pandemi. Kain batik yang sudah jadi kemudian dijahit menjadi masker.

Tidak hanya itu, para anggota juga diberikan kesempatan untuk mengikuti pameran dalam mempromosikan hasil karya mereka termasuk  pameran diadakan melalui  webinar yang dapat membuka kesempatan networking juga studi banding untuk meningkatkan kualitas produk.

"Motif-motif yang saya ajarkan beragam, seperti flora  Betawi yakni bunga Anggrek, Ikan Cupang, Ondel- ondel, dan lainnya," jelas Lily.

Untuk menguasai tahapan membatik perlu waktu  kurang lebih tiga bulan belajar dengan serius. Melihat antusias para binaan yang luar biasa, Lily kerap mempromosikan hasil karya mereka ke beberapa instansi dan hasilnya sangat membanggakan.

"Kemarin Bank Indonesia sudah memberikan kesempatan tampil di acara festival. Kemudian beberapa Instansi pemerintah atau BUMN juga sudah menggunakan masker dari kain batik  yang mereka buat," ujarnya.

Meski masa pandemi belum berakhir, para binaan terus belajar membatik dirusun, mereka mengaku senang bisa memiliki keahlian yang dapat menghasilkan karya sekaligus pendapatan tambahan.

“Dan yang tidak kalah penting nya adalah menjaga serta mempromosikan kearifan lokal yang kita miliki,” kata Lily. (Nik/OL-09)

BERITA TERKAIT