22 September 2020, 09:20 WIB

Ikuti Global, Bursa Efek Indonesia Anjlok


Raja Suhud | Ekonomi

IKUTI  jejak bursa global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka melemah 51,63 poin atau 1,03% ke posisi 4.947,73.
 
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,7 poin atau 1,78% ke di posisi 754,27.

Meski demikian investor asing masuk dan memburu saham-saham unggulan seperti Astra Internasional, Indoffod, Bank Mandiri dan lainnya. Saham Bank Mandiri pada perdagangan pukul 9.16 terkoreksi Rp75 menjadi Rp 5.400 per lembar saham.

Sebelumnya, bursa saham utama di beberapa negara di Eropa kompak berguguran dalam penutupan hari pertama perdagangan pekan ini.

Saham-saham Spanyol tumbang pada akhir perdagangan Senin (21/9), menderita kerugian untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid terjungkal 3,43% atau  237,50 poin, menjadi menetap di 6.692,30 poin.
 
Indeks IBEX 35 di Bursa Efek Madrid anjlok 2,21% 156,40 poin menjadi 6.929,80 poin pada Jumat lalu (18/9), menyusul penurunan 0,35%  atau 24,60 poin menjadi 7.086,20 poin pada Kamis (17/9), setelah terangkat 1,06% atau 74,80 poin menjadi 7.110,80 poin pada Rabu (16/9/2020).

Saham-saham Jerman ditutup merosot tajam pada perdagangan Senin (21/9), memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt menukik 4,37%  atau 573,81 poin, menjadi menetap di 12.542,44 poin.  

Indeks DAX 30 terpangkas 0,70%  atau 91,87 poin menjadi 13.116,25 poin pada Jumat lalu (18/9), setelah melemah 0,36% atau 47,25 poin menjadi 13.208,12 poin pada Kamis (17/9), dan bertambah 0,29% atau 37.70 poin menjadi 13.255,37 poin pada Rabu (16/9).

Deutsche Bank, perusahaan jasa keuangan dan perbankan terkemuka Jerman terperosok 8,76%, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Saham-saham Prancis tidak luput dari penurunan. Perdagangan berakhir merosot tajam  dan juga  membukukan kerugian untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terpuruk 3,74% atau 186,14 poin, menjadi menetap di 4.792,04 poin.  Indeks CAC 40 jatuh 1,22% atau 61,32 poin menjadi 4.978,18 poin pada Jumat lalu
(18/9), setelah turun 0,69% atau 34,92 poin menjadi 5.039,50 poin pada Kamis (17/9), dan naik 0,13% atau 6,49 poin menjadi
5.074,42 poin pada Rabu (16/9).

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, seluruhnya menderita kerugian.

Perusahaan produsen baja internasional ArcelorMittal SA menukik 8,39%, mencatat kerugian paling besar top loser di antara saham-saham unggulan atau blue chips. (Ant/E-1)
 
 

BERITA TERKAIT