22 September 2020, 09:12 WIB

Ekonomi AS Hanya akan Pulih Jika Warga Merasa Aman


Basuki Eka Purnama | Internasional

EKONOMI Amerika Serikat (AS) hanya akan pulih dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 jika warga merasa aman untuk kembali melakukan aktivitas normal. Hal itu dikatakan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, Senin (21/9), menjelang berbicara di hadapan Kongres.

Kepala Bank Sentral AS itu dijadwalkan untuk bersaksi selama tiga hari di depan DPR dan Senat AS mulai Selasa (22/9), mengenai tanggapan terhadap keterpurukan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Pandemi covid-19 menyebabkan puluhan juta warga AS kehilangan pekerjaan dan penurunan tajam GDP di kuartal kedua akibat usaha tidak bisa berjalan.

Baca juga: PM Rep Ceko Akui Salah Cabut Pembatasan Covid-19

Meski sejumlah sektor ekonomi, seperti retail dan perumahan, telah bangkit, pandemi covid-19 masih berlangsung dan Kongres AS masih deadlock mengenai menggelontorkan tambahan dana untuk memulihkan ekonomi.

"Kebangkitan penuh hanya akan terjadi saat warga yakin kondisinya telah aman untuk beraktivitas," ujar Powell.

"Jalan ke depan sangat tergantung pada apakah virus korona bisa dikendalikan dan bagaimana kebijakan yang diambil pemerintah," lanjutnya.

Powell telah berulang kali meminta bantuan untuk menopang ekonomi. Namun, setelah menjalani pembicaraan berulang, terjadi kebuntuan antara Partai Republik dan Demokrat di parlemen.

Anggota DPR AS menyepakati dana sebesar US$2,2 triliun pada Maret untuk membantu mereka yang terpengaruh dengan pandemi covid-19. Namun, program itu telah berakhir, beberapa pekan lalu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT