22 September 2020, 08:20 WIB

PM Rep Ceko Akui Salah Cabut Pembatasan Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Rep Ceko Andrej Babis, Senin (21/9), mengakui pemerintahannya bersalah mencabut pembatasan covid-19 terlalu dini.

Pernyataan Babis itu diungkapkan saat negara-negara Eropa menghadapi gelombang kedua covid-19.

"Saya mengaku terpengaruh dengan kedatangan musim panas. Ini adalah kesalahan yang tidak akan saya buat lagi," tegas Babis dalam pidato di televisi.

Baca juga: Sejak Jumat, Kasus Baru Covid-19 di Spanyol 31.428

Setelah sukses menahan pandemi pada awal tahun dengan langkah-langkah terukur seperti kewajiban memakai masker, pemerintah Rep Ceko mencabut pembatasn itu sebelum liburan musim panas.

Rep Ceko mencatatkan tambahan kasus covid-19 sebanyak 3.130 pada Kamis (17/9), hampir sama dengan total jumlah kasus pada Maret lalu.

Menteri Dalam Negeri Rep Ceko Jan Hamacek mengatakan negara kini menduduki posisi kedua sebagai yang terburuk di Eropa di belakang Spanyol untuk angka kasus harian covid-19.

"Situasi saat ini sangat serius. Pakar mengatakan jika kasus covid-19 berjumlah 120 ribu per bulan, kita akan segera kehabisan tempat tidur di rumah sakit. Kami akan bekerja keras untuk mencegah hal itu," tegas Hamacek.

Menteri Kesehatan Rep Ceko Adam Vojtech mengundurkan diri pada Senin (21/9). Posisinya digantikan oleh Roman Prymula, pakar epiemiologi yang selama ini menangani covid-19 di Rep Ceko. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT