22 September 2020, 06:48 WIB

Pemkab Manggarai Akui Petugas Izinkan Keluarga Temui Pasien Korona


Yohanes Manasye | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) menanggapi foto viral warga mengunjungi pasien positif covid-19 yang dikarantina di Wisma Atlet Stadion Golo Dukal.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Asumpta Ene Djone yang menjadi penanggung jawab tempat karantina tersebut mengaku pihaknya mengizinkan warga bertemu pasien.

"Mereka datang minta izin bertemu keluarga dan dikasih izin dengan catatan pakai masker dan jaga jarak," kata Asumpta, Senin (21/9).

Baca juga: Pemkab Manggarai Dinilai Setengah Hati Tangani Pasien Covid-19

Di tempat karantina tidak ada tempat khusus untuk keluarga yang datang mengunjungi pasien. Tidak ada pembatas yang memisahkan orang sehat dengan pasien covid-19. Petugas mengizinkan keluarga dan pasien bertemu di teras gedung tersebut.

"Karena memang si pengunjung sudah disampaikan untuk jaga jarak dan berada di ujung tangga, tapi mereka (pasien) tetap menyatakan mereka tidak covid," ujar Asumpta.

Ia mengaku, petugas memang tidak mengawasi pasien saat dikunjungi keluarganya. Sehingga petugas tidak memperhatikan pasien dan orang sehat berdiri atau duduk dalam jarak dekat, tidak menggunakan masker dengan benar, dan merokok.

"Petugas tidak mungkin berdiri jarak dekat dengan mereka," katanya.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan terhadap pasien covid-19 di tempat karantina dilakukan dengan baik.

Sejak awal pasien datang ke tempat karantina, petugas memberikan masker dalam jumlah yang cukup, obat-obatan, vitamin, dan makanan dengan gizi yang cukup.

Sebelumnya, akun Facebook Sindy Garung, salah satu pasien positif covid-19 di Manggarai, menampilkan foto dirinya bersama beberapa orang lainnya di teras Wisma Atlet Stadion Golo Dukal pada Minggu (20/9).

Pada foto tersebut ia menambahkan caption, "Terima kasih sudah berkunjung. Tidak ada petugas yang melarang orang yang sehat bisa berdekatan dengan pasien."

Pada foto tersebut tampak 11 orang sedang duduk dan berdiri santai tanpa memperhatikan jarak aman sesuai protokol. Meski mengenakan masker, hampir semuanya hanya menggantungkan masker di dagu. Bahkan dua pria dewasa terlihat sedang merokok. (OL-1)

BERITA TERKAIT