22 September 2020, 05:57 WIB

Evra Kritik Aktivitas Transfer Manchester United


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

MANTAN bek Manchester United Patrice Evra menyebut kesulitan Setan Merah dalam pasar transfer ini adalah karena mereka menyerahkan kendali negosiasi transfer kepada pengacara dan bukan kepada orang-orang yang mengetahui sepak bola.

United yang kalah 1-3 pada laga pembuka Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace, Sabtu (19/9), sejak akhir musim lalu, disebut-sebut bakal merekrut pemain Borussia Dortmund asal Inggris Jadon Sancho namun tidak kunjung menyepakati kesepakatan transfer.

Dalam video yang diungah di Instagram, mantan pemain timnas Prancis berusia 39 tahun itu membandingkan pendekatan transfer United di bawah
kepemimpinan kepala eksekutif Ed Woodward, dengan yang dilakukan duet David Gill yang waktu itu CEO dan Alex Ferguson ketika masih menjadi pelatih.

Baca juga: Man City Raih Kemenangan Meyakinkan Atas Wolves

"Ketika Manchester United menginginkan seorang pemain, mereka datang dan berbicara tatap muka langsung," kata Evra.

"Ketika Ferguson dan David Gill datang guna bertemu saya di Monaco, itu lebih sengit daripada diwawancarai CIA atau FBI," sambung Evra.

"Tetapi, kini, telepon saya berdering dari seorang direktur olahraga dari klub sepak bola top (lainnya) dan mereka bilang, 'Patrice, bisakah Anda mintakan tolong agar (negosiator kontrak)) Matthew Judge menjawab teleponnya'."

"Orang harus paham kita mengirimkan pengacara untuk berbicara dengan pemain. Jadi saat kita kirim pengacara, mereka akan bahas angka. Mereka bukan orang dari dunia sepak bola," lanjut mantan pemain yang memperkuat MU dari 2006 sampai 2014 itu.

Dalam dua kejadian terkenal, Dortmund mengalahkan United dalam mendapatkan striker Norwegia Erling Haaland dan gelandang Inggris Jude Bellingham dari Birmingham City.

"Kita tidak mendapatkan satu pun (kontrak) karena kita mengirimkan orang yang salah untuk berbicara dengan mereka," pungkas Evra. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT