22 September 2020, 05:05 WIB

Inovator Bantu Kembangkan UMKM


FETRY WURYASTI | Ekonomi

PEMERINTAH menggandeng para inovator digital untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk masuk dan memanfaatkan ranah digital. Saat ini ada 30 inovator digital, terpilih untuk mengikuti pelatihan atau bootcamp Pahlawan Digital UMKM.

Para inovator tersebut memiliki berbagai tipe bisnis, mulai dari marketplace, pelatihan dan pemberdayaan, penyedia jasa manajemen keuangan, sampai jasa perangkat lunak.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki berharap akan semakin banyak muncul local heroes(pahlawan lokal) yang mau membantu UMKM naik kelas.“Di masa pandemi covid-19 ini banyak inovasi platform digital baru yang diinisiasi anak-anak muda luar biasa. Ini sangat membantu pelaku UMKM, teru-tama yang kecil-kecil.

Dengan platform digital dan inovasi ekosistem digital, mereka akan membantu UMKM tersebut untuk konsolidasi dan diagregasi agar lebih mudah terhubung ke marketplace,” kata Teten, saat konferensi pers virtual, 30 Ino-vator Digital UMKM, kemarin.

Penggagas Pahlawan Digital UMKM, Putri Tanjung, mengajak para inovator muda itu untuk bisa memanfaatkan pelatihan dalam Pahlawan Digital UMKM.“Program ini bukan hanya soal memenangi kompetisi, tapi tentang bagaimana agar inovasi mereka berkembang dan dapat menjangkau lebih banyak lagi pelaku UMKM,” ujar Putri.

Dua perusahaan teknologi digital besar seperti Grab Indonesia dan Shopee berkomitmen mendukung program Pahlawan Digital UMKM.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan dengan misi Grab-forgood pihaknya memastikan setiap orang dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital.

Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja. mengatakan Shopee yang selama ini juga menjadi salah satu rumah digital bagi para UMKM, merasa perlu membantu para inovator muda agar lebih berdaya dan terus bermunculan.

Semangat kewirausahaan

Dukungan mengembangkan UMKM juga dilakukan PT Bank Negara Indonesia (BNI) dengan memanfaatkan Rumah BUMN. Berkolaborasi dengan Ayo Naik Kelas, BNI menyelenggarakan program UMKM Muda Virtual Week yang bertujuan untuk me-nyebarkan semangat kewira-usahaan atau entrepreneurshippada generasi milenial. Corporate Secretary BNI Meili-ana mengatakan bahwa dalam event itu BNI mempertemukan anak-anak muda Indonesia yang sedang merintis usaha de-ngan para entrepreneur muda inspiratif dari berbagai kota.

Rumah BUMN yang diinisa-si Kementerian BUMN menjadi wadah bagi BUMN untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti kementerian, dinas koperasi dan UKM melalui program PLUT, universitas, marketplace, dan komunitas yang memiliki visi dan misi yang sama untuk UMKM.

“Ke depannya, Rumah BUMN juga diharapkan menjadi co-working space bagi anak muda untuk turut aktif berkolabo-rasi dengan UMKM sehingga kreativitas dan digital skillyang dimiliki anak muda ini dapat turut mengembangkan local brand yang kreatif dan mendunia melalui pemasaran digital,“ ujar Meiliana.

Hingga kini, BNI membina 44 Rumah BUMN di seluruh Indonesia melalui program-program pelatihan untuk men-dorong UMKM ‘naik kelas’ serta membantu pembiayaan UMKM melalui program KUR. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT