22 September 2020, 05:40 WIB

Wawrinka Pecat Pelatih


Basuki Eka Purnama | Olahraga

STAN Wawrinka memecat pelatih yang telah lama mendampinginya dan membantunya meraih tiga gelar juara Grand Slam, Magnus Norman.

Wawrinka mengunggah sebuah pesan di Instagram yang mengatakan aliansi delapan tahunnya dengan pelatih asal Swedia itu sudah berakhir.

"Setelah delapan tahun yang hebat bersama (Magnus Norman), saya telah memutuskan untuk berpisah dengan baik-baik," kata Wawrinka.

"Kami telah membina kemitraan yang luar biasa tangguh, menyenangkan, dan sangat berhasil. Kami mencapai puncak olahraga ini bersama-sama dan
saya ingin berterima kasih kepada dia karena membantu saya memenangkan apa saja yang bisa saya mimpikan untuk dijuarai," imbuh petenis berusia 35 tahun itu.

Baca juga: Rebut Italian Open, Djokovic Cetak Sejarah

Wawrinka selalu berada di bawah bayang-bayang Roger Federer sampai dia mengalahkan Rafa Nadal pada final Australia Terbuka 2014.

Dia menjadi petenis kedua sejak 2005 yang menjadi petenis di luar empat besar--Nadal, Federer, Novak Djokovic dan Andy Murray--yang menjuarai Grand Slam.

Wawrinka membuktikan kemenangan di Australia Terbuka bukan kebetulan setelah menaklukkan Djokovic dalam final Prancis Terbuka 2015. Dia kemudian merebut gelar Grand Slam ketiganya pada 2016 di Amerika Serikat (AS) Terbuka, juga setelah mengalahkan Djokovic.

Di bawah pengawasan Norman, Wawrinka menembus empat besar dunia dengan menempati nomor tiga dunia pada 2014.

"Tiga kali juara Grand Slams adalah pengalaman yang mengubah hidup dan saya tidak bisa melakukan itu tanpa dia (Norman)," ujar Wawrinka.

Wawrinka yang kini berperingkat 17 dunia tengah bersiap menghadapi Prancis Terbuka yang akan dimulai pekan depan. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT