21 September 2020, 23:35 WIB

Bali akan Tambah 10 Hotel untuk Karantina


Mediaindonesia.com | Nusantara

Bali akan menambah 10 titik hotel untuk dijadikan tempat karantina khusus bagi penderita kasus konfirmasi covid-19 tanpa gejala (asimptomatik) dan gejala ringan, kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin.

"Melihat perkembangan kasus positif covid-19 semakin meningkat, sesuai arahan Sekda Bali, kami akan menyiapkan 10 titik hotel yang akan digunakan sebagai tempat karantina bagi warga yang terkonfirmasi positif dengan gejala ringan dan penderita kasus konfirmasi covid-19 tanpa gejala (asimptomatik) atau orang tanpa gejala (OTG)," kata I Made Rentin saat acara penyerahan sertifikat penghargaan kepada relawan penanganan kasus covid-19, di Denpasar, Senin (21/9).

Ia menjelaskan, dari 10 hotel ini, satu akan dikelola langsung oleh pemerintah provinsi dan sembilan sisanya akan dikelola oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mengakomodasi kasus OTG dan gejala ringan yang sebelumnya menjalani isolasi di rumahnya masing-masing. Jika kecenderungan tidak disiplin, masih diprediksi akan menjadi celah penyebaran covid-19 klaster keluarga, katanya.

"Yang positif dengan gejala ringan atau OTG mungkin saja sudah disiplin untuk mengisolasi dirinya, namun belum tentu dengan keluarga mereka baik pasangan, orang tua maupun anak-anak mereka. Sehingga kemungkinan menyebarnya covid-19 ini masih terjadi dan meluas di tengah keluarga," ujar Rentin.

Selain itu, Rentin menambahkan, tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat dan dokter yang menangani dan bersentuhan langsung dan terkonfirmasi positif juga diprioritaskan untuk mendapatkan hotel tempat isolasi dalam memulihkan kembali imun tubuh dan kesehatannya.

Untuk saat ini dari 157 kapasitas kamar yang tersedia dari tiga tempat karantina yakni Diklat BPK Pering, Bapelkesmas dan Wisma Bima terisi 88 kamar dan sisanya tersebar di 17 rumah sakit rujukan lainnya. (Ant/OL-12)

 

BERITA TERKAIT