21 September 2020, 23:10 WIB

Tabrak Polresta Tasikmalaya, Sopir Minibus Nekat Rebut Senjata


Adi Kristiadi | Nusantara

PENGENDARA mobil APV hitam nopol D 1783 X yang dikendarai HS, 42, berupaya merebut senjata milik polisi, setelah sebelumnya menambrak gerbang mako Polresta Tasikmalaya, Senin (21/9) dini hari.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Pol Erdi Ardimulan Chaniago mengatakan, warga Palem, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya itu telah menerobos dan menabrak pintu gerbang Mako Polresta Tasikmalaya yang dijaga Polisi hingga pria tersebut sempat berhasil masuk ke dalam dan turun sambil berteriak 'besok kiamat'. Namun, pelaku langsung diamankan saat hendak merebut senjata api yang dimiliki anggota polisi yang sedang piket jaga malam.

"Kejadian itu memang betul terjadi pada Senin dini hari, dan orang tersebut membawa mobil sambil menerobos pintu gerbang di Polresta Tasikmalaya. Pelaku yang mengendarai mobil APV menabrak pembatas gerbang dan turun dari mobil sambil bertriak besok kiamat, besok kiamat hingga anggota langsung melakukan penangkapan," katanya, Senin (21/9) saat dihubungi malam.

Erdi mengatakan, sampai sekarang ini HS juga masih dalam pemeriksaan anggota Polresta Tasikmalaya dan akan terus diselidiki terkait motif yang dilakukan terutamanya menerobos paksa dan menabrak gerbang Markas Polresta Tasikmalaya. Namun, jika sampai nanti telah terbukti dengan dua alat bukti akan berlanjut ke tingkat penyidikan karena pelaku berupaya membawa paksa senjata petugas.

Baca juga :Banjir Bandang Terjang Sukabumi, Satu Rumah dan Mobil Hanyut

"Untuk sekarang masih dilakukan pendalaman, nanti diinformasikan kembali dan jika terbukti dengan 2 alat bukti itu, maka akan dikenakan pasal pidana karena pelaku berusaha merebut senjata api milik anggota Polisi yang selama itu tengah piket jam malam. Sedangkan, untuk sekarang sedang diperiksa dan didalami motif yang dilakukannya," ujarnya.

Menurutnya, motif dan kondisinya sekarang ini masih belum bisa memberikan keterangan resmi tetapi kejadian tersebut memang benar adanya tapi kronologi nantinya seusai gelar perkara. Karena, pelaku juga memang sudah berupaya merebut senjata petugas termasuk merusak dengan sengaja salah satu properti Markas Polresta Tasikmalaya dengan mobil yang dikendarainya.

"Kalau memang pelaku terbukti melakukan perlawanan terhadap anggota dan merusak milik polresta Tasikmalaya akan ditingkatan jadi penyidikan. Akan tetapi, motifnya selama ini masih didalaminya dan yang jelas seorang pelaku itu masuk dengan cara menerobos dan merusak pembatas hingga berusaha merebut senjata anggota dan kini mobil tersebut telah diamankan," paparnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT