22 September 2020, 00:55 WIB

Fokus Benahi Kekurangan di Penghujung Laga


MI | Sepak Bola

PEMAIN timnas Indonesia U-19 Pratama Arhan menilai masih banyak evaluasi yang harus dilakukan, terutama kondisi di menit-menit akhir, seusai berlaga melawan Qatar, Minggu (20/9) malam.

Saat bermain di Stadium Velika Gorica, Zagreb, ‘Garuda Muda’ harus puas bermain imbang 1-1. Indonesia sempat unggul di menit ke-62 lewat Saddam Gaffar yang memanfaatkan lemparan jauh Pratama Arhan.

Namun, sayang Qatar sukses menyamakan kedudukan lewat penalti Osamah Altairi di menit ke-88. “Meski hasil imbang, kami sudah bekerja keras,” kata Pratama seperti dilansir laman resmi PSSI. 

“Disiplin kami di tiap posisi juga lebih bagus. Namun, kami harus evaluasi dan lebih fokus di menit-menit terakhir agar pertandingan selanjutnya lebih baik lagi,” lanjutnya.

Pelatih timnas U-19 Shin Tae-yong mengapresiasi anak asuhnya yang telah bekerja keras selama pertandingan. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai pasukannya memiliki sejumlah peluang di depan gawang Qatar. Ia juga menyadari banyak aspek yang harus dievaluasi, salah satunya soal kekuatan para pemain.

Di laga selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Bosnia Herzegovina U-19 pada Jumat (25/9). ‘Garuda Muda’ juga dijadwalkan akan menghadapi Dinamo Zagreb U-19.

Sementara itu, timnas U-16 kembali melaksanakan pemusatan latihan mulai 20 September. Latihan hingga 29 September itu akan diikuti 30 pemain dan dipimpin Bima Sakti. Bima mengungkapkan komposisi pemainnya tidak akan banyak berubah. Beberapa di antaranya pemain yang dipanggil dari latihan sebelumnya. Bima juga ingin melihat beberapa wajah baru untuk diseleksi masuk skuad ‘Garuda Muda’. Sebelum latihan, para pemain dan ofisial terlebih dahulu menjalani berbagai swab test sebagai bagian dari protokol kesehatan yang disiapkan PSSI.

Jelang dimulainya Liga 1, Madura United mulai fokus memompa kemampuan pemain pelapis yang dimiliki. Liga 1, seperti diketahui, akan kembali dimulai pada bulan depan. Berbagai latihan dan laga uji coba difokuskan pada materi khusus untuk pemain pelapis, selain meningkatkan kemampuan pemain utama. Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengatakan pemain pelapis memiliki peran yang sama dengan pemain utama. (Mal/MG/R-3)
 

BERITA TERKAIT