22 September 2020, 00:10 WIB

The Foxes tidak Pikirkan Gelar


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PELATIH Leicester Brendan Rodgers mengaku gelar juara Liga Primer tidak tebersit di pikirannya meskipun skuadnya kini ada di puncak klasemen Liga Primer Inggris. 

The Foxes untuk pertama kalinya kembali menyentuh posisi teratas klasemen setelah menjadi juara liga pada 2015-2016. Selama dua pekan awal musim ini, Leicester belum terkalahkan. 

Catatan selisih angka pun lebih baik daripada rival-rival mereka. Tiga poin terbaru didapat setelah memenangi laga pekan kedua mereka melawan Burnley di Stadion King Power, kemarin WIB.

“Ini baru dua pertandingan. Setelah 10 pertandingan Anda baru bisa mendapatkan gambaran (juara),” kata Rodgers.

“Kami bahkan tidak memikirkan itu. Kami ingin mengembangkan tim dan pengalaman musim lalu, baik di liga dan kompetisi piala, akan benarbenar memperkaya kami,” lanjutnya.

Burnley sebagai tim tamu unggul lebih dulu lewat gol Chris Wood pada menit ke-10. Situasi itu justru membuat para Leicester termotivasi. Pada menit ke-20, Harley Barnes mencetak gol dengan bantuan assist Timothy Castagne yang membuat kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum. Saat babak kedua berjalan 5 menit, Leicester malah diuntungkan gol bunuh diri Erik Pieters.

James Justin memperbesar keunggulan Leicester pada menit ke-61 yang sempat dibalas bek Burnley Jimmy Dunne pada menit ke-73 dan skor pun menjadi 3-2. Namun, Dennis Praet memupus asa Burnley dengan mencetak gol penutup kemenangan tuan rumah pada menit ke-79.

“Para pemain memiliki motivasi yang baik, mereka telah mencetak tujuh gol dalam dua pertandingan dan itu menunjukkan kami siap untuk musim ini,” kata Rodgers.

Sama seperti Leicester, Liverpool memperoleh kemenangan dari dua laga yang sudah mereka jalani. Di pekan kedua, Liverpool mempermalukan Chelsea 2-0 di Stamford Bridge. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, memuji debut Thiago Alcantara di laga tersebut.

Alcantara menjalani laga perdananya bersama the Reds dengan masuk pada awal babak kedua menggantikan kapten Jordan Henderson yang cedera. Menurut catatan Squawka, Alcantara berhasil menuntaskan 75 umpan selama 45 menit, 17 kali lebih banyak daripada pemain Chelsea mana pun yang bermain selama 90 menit.


Debut manis

Di Italia, juga ada Andrea Pirlo yang menjalani debutnya sebagai pelatih di Seri A bersama Juventus, kemarin, ketika menghadapi  Sampdoria. 

Pertandingan pertama bersama Juventus akan sangat berkesan bagi Pirlo karena skuadnya menggilas lawan dengan skor 3-0, kemarin. Pirlo langsung memainkan dua pemain anyar, yaitu Dejan Kulusevski dan Weston McKennie. Tak butuh waktu lama untuk Kulusevski mencatatkan gol debut bersama Bianconerri pada menit ke13.

Leonardo Bonucci dan megabintang Cristiano Ronaldo menutup laga kemenangan dengan mencetak masing-masing satu gol. “Itu babak pertama yang bagus, sayang sekali kami tidak mencetak lebih dari satu gol. Level kebugaran kami menurun menjelang akhir. Namun, kami tetap tajam dan mengendalikan semua situasi, termasuk serangan-serangan balik Sampdoria,” kata Pirlo seperti dikutip Sky Sport Italia.

Pirlo menegaskan dirinya memerlukan waktu untuk mengaplikasikan taktik permainan untuk meraih gelar musim ini. “Akan membutuhkan waktu untuk menerapkan semua cara bermain. Saya tidak ingin sekadar melakukan copy-paste dari ide-ide siapa pun, saya memiliki ideide sendiri, dan ingin mengadaptasikannya dari tim-tim yang menginspirasi saya,” ujarnya. (BBC/R-3)

BERITA TERKAIT