21 September 2020, 16:40 WIB

Dinas SDA Kebut Sumur Resapan dan Pemeliharaan Pompa


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Sumber Daya Air DKI Jakarta terus berupaya memperbanyak pembangunan  sumur resapan sebagai salah satu langkah untuk mengurangi banjir. Sayangnya, berbagai pembangunan infrastruktur tahun ini harus tersendat karena wabah covid-19. Target pembangunan sumur resapan sebanyak seribu unit per tahun harus berkurang.

Tahun ini, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan pihaknya berencana menambah sumur resapan di 150 sampai 200 lokasi. Jumlah itu tentunya jauh ketimbang tahun lalu yang mencapai 2.500 unit di ribuan lokasi di hampir seluruh wilayah Jakarta.

"Sumur resapan ya kita kejar terus. Tahun ini rencananya di 150 sampai 250 lokasi. Tapi bisa lebih lagi tergantung bagaimana anggaran nanti. Pokoknya kita kejar semaksimal mungkin," terangnya di Jakarta, Senin (21/9).

Juaini mengatakan pembangunan sumur resapan tidak hanya menjadi tugas Dinas SDA tetapi juga menjadi tugas berbagai SKPD. Sehingga, ia optimistis jumlah sumur resapan yang dibangun tahun ini tidak mengecewakan.

"Kan ada SKPD lain juga. Bukan Dinas SDA saja. Dinas Pertamanana juga bangun, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, semua kita kontribusi," ucapnya.

Di samping sumur resapan, Juaini juga menyiapkan pompa-pompa yang ada di seluruh Jakarta guna memastikan lingkungan Ibu Kota bebas banjir.

Untuk pompa menurutnya memiliki mekanisme kerjanya sendiri. Setiap unit pompa baik di rumah pompa maupun pompa mobile harus teratur masuk dalam masa perawatan apabila sudah mencapai titik maksimal operasinya.

"Untuk pompa mobile maupun pompa stasioner dari 178 lokasi ada 478 unit. Saat ini kita sedang melakukan persiapan-persiapan. Memang ada beberapa lokasi yang saat ini kita lakukan pemeliharaan rutin sama seperti mobil kan ada pemeliharaan rutin kalau sudah berkendara kilometer 10 ribu, 50 ribu. Pompa pun begitu, karena memang selama ini kita pakai jadi harus ada pemeliharaan rutin. Jadi ada sekian lokasi memang kita lagi pelihara lagi. Kita rawat, memang ada pergantian pergantian yang harus kita lakukan," jelasnya. (A-1)

BERITA TERKAIT