21 September 2020, 13:15 WIB

Stabilkan Harga Rumput Laut, Pemkab Klungkung Buat Draft Kerjasama


Achmad Maulana | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Klungkung, Bali mengaku tengah menyiapkan draft kerjasama antara koperasi di Lembongan, Nusa Penida, para pengepul, dan ekportir rumput laut. Hal itu guna mendorong kepastian pasar dan harga bagi petani rumput laut di tengah pandemi covid-19.

“Kami tentunya mendukung bangkitnya budi daya rumput laut Nusa Penida di tengah pandemi covid-19 dengan membantu mewujudkan kesejahteraan petani,” ucap Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Senin (21/09).

Baca juga: Harga Rumput Laut Kering di Kupang Anjlok

Pada Agustus 2018 silam, Pemkab Klungkung sebenarnya telah berupaya membangkitkan budi daya rumput laut dengan membuat demplot atau lahan percontohan. Mereka juga mengajak serta mendata warga untuk kembali menekuni budi daya rumput laut.

Bupati Suwirta menjelaskan saat ini sektor pariwisata di wilayah Nusa Penida bisa disebut lumpuh akibat pandemi covid-19. Hal itu membuat hampir 90% warga Lembongan kembali beralih melakukan budi daya rumput laut. Sehingga area tanam rumput laut di Lembongan terus berkembang.

“Saya harap warga Lembongan tetap semangat menjalani pekerjaan ini. Mudah-mudahan dengan pengalaman pada masa pandemi covid-19, walaupun nanti ketika pariwisata sudah kembali normal, agar rumput laut jangan sampai ditinggalkan,” ujar Suwirta. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT