21 September 2020, 12:11 WIB

Sembuh, 12 Pasien Covid-19 di Sorong Selatan Diizinkan Pulang


Martinus Solo | Nusantara

SEBANYAK 12 orang sembuh dari covid-19 di Kabupaten Sorong Selatan dan dipulangkan setelah menjalani isolasi selama 14 hari.

Hal itu disampaikan juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong Selatan Ihsan Pangeran Alif didampingi Sekretaris Satgas Covid-19 Vicky Baay, Senin (21/9).

Ia mengatakan 12 orang yang dipulangkan ke keluarga itu benar-benar telah dinyatakan sembuh.

"Mereka yang dinyatakan positif ini berdasarkan hasil pemeriksaan swab bukan rapid tes. Setelah dinyatakan positif, mereka diisolasi untuk dipantau. Dari sisi kesehatan tetap memperhatikan hal-hal yang menunjang dan menaikan imun atau kekebalan tubuh seperti, makan yang berkalori tinggi dan berolahraga," jelasnya.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Klaten Bertambah 14 Orang

Menurutnya, 12 orang yang saat ini dipulangkan itu, adalah mereka yang melakukan kontak erat dengan pasien sebelumnya. Sehingga, tim medis melakukan pemeriksaan swab terhadap 24 orang dan 18 orang dinyatakan positif.

Dari hasil inilah gugus tugas mengambil langkah-langkah penanganan cepat dengan melakukan isolasi. Sedangkan 6 orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Ancaman covid-19 saat ini jangan dianggap remeh. Tim medis dalam menemukan kasus dan diisolasi merupakan langkah untuk menekan angka penyebaran. Langkah yang diambil satuan gugus tugas dalam mengisolasi setiap pasien yang terpapar covid-19 ini bagian dari cara memutus mata rantai penularan covid-19," ungkapnya.

Dikatakannya, mereka yang terpapar covid-19 saat ini tidak bergejala. Sehingga perlu diketahui bahwa dari 80% pasien yang terpapar covid-19 di Kabupaten Sorong Selatan seluruhnya tidak bergejala. Meski begitu, tetap melakukan langkah penanganan dengan cara isolasi.

"Untuk memutuskan mata rantai covid-19 kita dituntut melakukan empat hal yakin keluar rumah menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan air bersih dan mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan banyak orang," ujar Ihsan

"Pasien yang baru saja sembuh dan dipulangkan ke keluarga harus diterima dan jangan dijauhi," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT