21 September 2020, 10:53 WIB

Kemenparekraf Gelar Sosialisasi Program PEN di DIY


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar acara sosialisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Sosialisasi program PEN mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya usaha UMKM dengan perbankan (HIMBARA) dan BPD," terang Deputi Bidang Industri dan lnvestasi Kemenparekraf/Baparekraf Fadjar Hutomo dalam acara bertajuk Coaching Clinic Program Pemulihan Ekonomi Nasional, di DI Yogyakarta, Senin (21/9).

Para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mendapatkan informasi sekaligus coaching clinic soal bagaimana cara memanfaatkan program stimulus PEN agar dapat kembali bangkit berproduksi dan tumbuh.

Baca juga: Kembali Zona Merah, Flotim Berlakukan Sanksi Denda Rp50-250 Ribu

Pelaksanaan kegiatan itu dilakukan secara daring dan luring bersama Bank BNI, BRI, Mandiri dan BTN (HIMBARA) dan BPD Yogyakarta, serta Iima
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta serta para pemangku kepentingan pariwisata.

Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha, khususnya UMKM, dapat mengetahui Iebih jauh soal program PEN dan memanfaatkan secara maksimal program yang disiapkan pemerintah sebagai stimulus bantuan dalam bentuk modal kerja bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak covid-19.

Fadjar mengatakan PEN merupakan salah satu program yang disiapkan pemerintah untuk mengurangi dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian.

Program PEN bertujuan melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama pandemi.

"Untuk UMKM, program PEN diharapkan dapat membantu para pelaku  UMKM dalam meningkatkan kinerja UMKM yang telah memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia," kata Fadjar Hutomo.

Kegiatan Coaching Clinic Program PEN ini dihadiri beberapa narasumber, antara Iain Anggota DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Hengky Manurung, Kamar Dagang dan Industri Indonesia/CEO Jogja Bay Waterpark Bambang Soeroso, dan Vice President Divisi Hubungan Kelembagaan BNI Muin Fikri.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta Erizal, Regional CEO Bank Mandiri VII Dessy Wahyuni, Kepala Kantor Wilayah 6 BTN Jateng DIY Ferry Sipahutar, Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad, dan para kepala daerah tingkat II di DIY. (OL-1)

BERITA TERKAIT