21 September 2020, 10:40 WIB

Jumlah Penumpang Angkutan Umum Menurun Selama PSBB


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Perhubungan DKI Jakarta mencatat adanya penurunan jumlah penumpang angkutan umum perkotaan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai pada 14 September lalu hingga data per 19 September.

Rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan turun hingga 22,83%. Sementara itu, Pemprov DKI masih memberlakukan pembatasan kapasitas jumlah penumpang angkutan umum sebesar 50%.

"Secara umum, angkutan umum dapat menampung penumpang sesuai daya angkut maksimum 50% kapasitas. Terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan sebesar 22,83% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan resminya, Senin (21/9).

Baca juga:  Perda PSBB Mendesak Diterbitkan

Selain itu, Dishub DKI juga mencatat rata-rata jumlah penumpang harian angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) mengalami penurunan sebesar 43,85% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi.

Syafrin juga menyampaikan situasi lalu lintas di Jakarta relatif kondusif selama PSBB ketat. Ia menambahkan ada penurunan volume lalu lintas selama masa PSBB ketat.

"Berdasarkan hasil pemantauan, Situasi lalu lintas di Jakarta relatif lancar selama pelaksanaan PSBB, terjadi penurunan volume lalu lintas antara 5,23% - 19,28% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi," terangnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT