21 September 2020, 10:09 WIB

Soal Calon Hakim MA, Biden Tuding Trump Salah Gunakan Jabatan


Basuki Eka Purnama, Faustinus Nua | Internasional

KANDIDAT Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden, Minggu (20/9), menuding langkah Presiden Donald Trump yang terburu-buru mengisi posisi hakim Mahkamah Agung, dua bulan sebelum Pemilu AS, sebagai penyalahgunaan jabatan.

Upaya mempercepat persetujuan Senat dalam pemilihan hakim Mahkamah Agung mendapat kecaman dari Partai Demokrat.

Dua senator dari Partai Republik juga telah mengungkapkan keberatan mereka atas langkah terburu-buru mencari pengganti Ruth Bader Ginsburg yang meninggal dunia pada Jumat (18/9) di usia 87 tahun.

Baca juga: AS Catat Rekor Lebih Dari 1 Juta Tes Covid-19 dalam Sehari

Biden, saat berbicara di Philadelphia, menuding Trump menyalahgunakan posisinya dengan berusaha menghantam proses pemilihan hakim MA.

"Saya rasa para pemilih tidak akan membiarkan penyalahgunaan kekuasaan, penyalahgunaan konstitusi ini," tegas Biden yang mendesak Senat untuk tidak melakukan pengesahan hakim pilihan Trump sebelum Pemilu, 3 November mendatang.

"Jika Donald Trump menang pemilu, Senat bisa mengesahkan hakim pilihannya. Jika saya yang menang, hakim pilihan Trump akan dibatalkan," ungkap mantan wakil presiden di era Barack Obama itu. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT