21 September 2020, 08:46 WIB

AS Catat Rekor Lebih Dari 1 Juta Tes Covid-19 dalam Sehari


Faustinus Nua | Internasional

AMERIKA Serikat (AS) mencatatkan rekor dengan lebih dari 1 juta tes diagnostik covid-19 yang dilakukan dalam satu hari.

Pada Sabtu (19/9), negara itu telah melakukan 1.061.411 tes, menurut data dari Proyek Pelacakan Covid-19. Rekor tersebut muncul setelah beberapa minggu terjadi penurunan pengujian.

AS menguji rata-rata 650.000 orang per hari pada pekan yang berakhir 13 September. Angka itu turun dari puncaknya pada akhir Juli yang melibatkan lebih dari 800.000 orang per hari.

Baca juga: Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, India Buka Kembali Taj Mahal

Sejak awal pandemi, kekurangan pengujian telah menghambat upaya mengekang penyebaran covid-19. Pada satu titik, selama musim panas, penduduk Houston mengantre dalam mobil dan menunggu berjam-jam untuk tes, bahkan harus tidur di kendaraan mereka semalaman.

Setelah diuji, mereka mungkin harus menunggu hingga dua minggu untuk mengetahui apakah mereka terkena virus, yang telah menewaskan hampir 200.000 warga AS dan menginfeksi lebih dari 6,7 juta lainnya. Penundaan seperti itu pun dinilai menggagalkan tujuan tes mencegah infeksi lebih lanjut.

Adapun, pada Maret, Presiden AS Donald Trump mengatakan siapa pun yang ingin tes, harus dites. Namun, tujuan itu belum tercapai, mengingat inti dari krisis adalah ketergantungan laboratorium pada peralatan pengujian otomatis.

Food and Drug Administration telah memberikan izin penggunaan darurat untuk beberapa tes air liur, yang tidak memerlukan penyeka dan menggunakan reagen yang sudah tersedia.

AS juga telah mengesahkan pengujian gabungan, sebuah metode yang menguji sampel dari beberapa orang sekaligus dan dapat memperluas kapasitas pengujian.

Namun, pengujian gabungan hanya lebih efisien di daerah dengan wabah terbatas. Pada pertengahan September, 27 dari 50 negara bagian memiliki tingkat tes positif di atas 5%, termasuk South Dakota sebesar 17%. (CNA/OL-1)

BERITA TERKAIT