21 September 2020, 00:55 WIB

Ancaman Serigala di Molineux


Akmal Fauzi | Sepak Bola

MANCHESTER City harus menjalani ujian berat di awal musim Liga Primer Inggris ini dengan bertandang ke Wolverhampton Wanderers pada Selasa (22/9) dini hari WIB. 

Wolves tercatat mengalahkan the Citizens di laga kandang dan tandang pada musim lalu. Masih berbekas ketika dalam pertandingan terakhir di Molineux, Wolves menang 3-2 dan mereka mencatatkan 62,2% penguasaan bola, persentase tertinggi yang pernah dilakukan klub dan kompetisi mana pun melawan City.

Kubu tuan rumah kali ini juga diprediksi akan sulit ditundukkan, mengingat mereka telah memperoleh kemenangan 2-0 atas Sheffield United pada pekan lalu. Hasil tersebut pasti jadi penyemangat saat menjamu City yang ingin bisa bersaing di perebutan gelar juara musim ini.

Namun, pasukan ‘Serigala’ julukan Wolves tetap harus waspada. Lawan yang akan mereka hadapi memiliki rekor baik sebelum laga pembuka Liga Primer. City tercatat tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir.

Peluang menang bagi Wolves hanyalah absennya Sergio Aguero di laga nanti karena sedang mengalami cedera lutut. Juru taktik City Pep Guardiola mengatakan Aguero mungkin butuh waktu sampai dua bulan untuk memulihkan kondisinya.

“Kami tahu cederanya sulit. Dia mengerjakan tugasnya. Saya pikir mungkin dalam satu atau dua bulan, dia akan siap kembali,” ujar Guardiola seperti dilansir dari situs resmi klub.

“Riyad (Mahrez) kembali tiga atau empat hari lalu dan sudah berlatih. Hari ini adalah hari pertama Aymeric (Laporte) kembali. Mahrez bisa dimainkan melawan Wolves, Aymeric belum,” ucap Guardiola.

Sementara itu, rival sekota City, yaitu Manchester United, debutnya tercoreng setelah dipecundangi Cyrstal Palace 1-3 di Old Trafford, kemarin WIB. 

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengatakan kekalahan timnya dari Palace akibat minimnya waktu persiapan. “Kami menjalani musim yang panjang di musim lalu, yakni pertandingan kami belum selesai hingga tanggal 16 Agustus,” kata Solskjaer.

Menurutnya, waktu tiga pekan untuk mempersiapkan timnya untuk laga kompetitif tidak mudah. Terlebih, beberapa para pemainnya absen karena ada yang harus memperkuat timnas masingmasing.

Namun, Solskjaer mau tidak mau mengakui bahwa Palace lebih cermat di lapangan. “Kami mengawali laga dengan lambat dan kami mendapatkan efek kejut di sisa pertandingan setelah mereka mencetak gol pertama mereka,” terangnya.

“Kami akan meningkatkan permainan kami secepat mungkin dan semoga saja kami bisa melakukan itu lebih cepat,” kata Solskjaer.


Belum sempurna

Arsenal berhasil mempertahankan rekor kemenangannya di Liga Primer setelah mengalahkan West Ham United 2-1 di Stadion Emirates, kemarin. 

Dua gol Arsenal diciptakan Alexandre Lacazette dan Edward Nketiah. Gol tim tamu disumbangkan Michail Antonio. Namun, di balik kemenangan tersebut, pekerjaan rumah tampaknya telah menanti manajer Arsenal, Mikel Arteta.

Menurut Arteta, masih banyak yang harus diperbaiki pasukannya meski tampil apik di dua pertandingan awal musim ini. Diakui juru taktik asal Spanyol itu, permainan anak asuhnya masih memiliki celah yang dapat dimanfaatkan tim lawan.

“Saya bilang sebelum laga ini bahwa laga akan berjalan sulit, mengingat cara mereka bermain. Kami bahkan menyulitkan diri sendiri di 15 menit pertama dengan seringnya kami kehilangan bola dan memberikan ruang untuk mereka menyerang,” ujarnya. (Sportsmole/Manchesterevening/BBC/R-3)
 

BERITA TERKAIT