20 September 2020, 20:18 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak karena Protokol Kesehatan Dilanggar


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

BERDASARKAN data Sabtu (19/9) jumlah konfirmasi Covid-19-19 di Indonesia sebanyak 240.687 kasus.

Jumlah bertambah sebanyak 4.168 kasus dari hari sebelumnya, Jumat (18/9). Peningkatan kasus ini merupakan jumlah kasus terbanyak sejak kasus pertama muncul di Indonesia.

Jumlah kasus selesai isolasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 174.350 kasus (Recovery Rate 72,44%). Angka selesai isolasi Covifld-19 ini mengalami peningkatan dibanding hari sebelumnya (72,2%).

Jumlah kasus meninggal dengan konfirmasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 9.448 kasus (CFR 3,93%). Kasus meninggal hari ini lebih sedikit dibandingkan hari sebelumnya (114 kasus). Namun angka kematian ini mengalami penurunan dibandingkan angka kematian satu minggu sebelumnya (4,03%). Dibandingkan dengan kasus global, angka kematian di Indonesia masih lebih tinggi 0,83%.

Sementara untuk jumlah suspek hingga hari ini sebanyak 107.863 orang, jumlah ini bertambah dibandingkan jumlah suspek pada hari sebelumnya (104.866 orang).

Adanya penambahan kasus positif, menurut Staf Khusus Menkes Bidang Peningkatan SDM Kesehatan dr Mariya Mubarika menandakan masih terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

“Menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun bisa melindungi kita. Dibutuhkan perubahan perilaku kita, saat ini tidak bisa lagi menganggap cuci tangan itu tidak penting, jaga jarak tidak penting. Kita harus berubah membiasakan semua itu,” katanya.

Spesimen yang diperiksa pada hari ini adalah 44.156 spesimen dari 21.554 orang. Pada 19 September 2020 hingga pukul 12.00 WIB terdapat 77 lab yang belum melapor hasil pemeriksaan PCR (di Kota Mataram, Denpasar, Jakarta, Jambi, Medan, Batam, Bandung, Bukittinggi, Bekasi, Samarinda, Balikpapan, Maros, Probolinggo, Pasuruan, Tulungagung, Subang, Mamuju, Bandar Lampung, Sorong, Manokwari, Depok, Pekanbaru, Karo, Cimahi, Magelang, Tabalong, Malang, Bontang, Sidoarjo, Tabanan).

Ada tiga provinsi dengan jumlah penambahan kasus tertinggi hari ini, yakni DKI Jakarta (988), Jawa Barat (470), dan Jawa Timur (379). Terdapat 1125 klaster total penyebaran COVID-19 di Indonesia dengan klaster terbaru yakni Pelabuhan Tanjung Priok –Gedung KPK, BPKP Jakarta Timur, PT DNP Jakarta Timur, MNC Tower iNews TV, dan Asrama Bethel Tanah Abang. (OL-8).

 

BERITA TERKAIT