20 September 2020, 09:20 WIB

3 Ribu Lebih Mahasiswa UMP Jadi Kader Lawan Covid-19


Lilik Darmawan | Nusantara

LEBIH dari 3 ribu mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), diminta menjadi relawan melawan covid-19. Tugas mereka adalah mengingatkan masyarakat untuk disiplin mentaati protokol kesehatan.

Pada Sabtu (19/9), mereka dikukuhkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Rektor UMP Anjar Nugroho.

"Bagi mahasiswa baru UMP, silakan mengampanyekan protokol kesehatan. Jadi, kalian dapat memberikan contoh dan mengingatkan kepada warga untuk berdisiplin dalam protokol kesehatan. Yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," tegas Gubernur Jateng saat acara Deklarasi Virtual Milenial UMP Melawan Covid-19.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Klaten Melonjak

Dijelaskan oleh Gubernur, para mahasiswa yang merupakan generasi Z telah banyak membantu pada saat pandemi covid-19.

"Banyak milenial dan generasi Z di Jateng yang telah mencotohkan bagaimana mereka mampu survive dalam situasi pandemi. Ada yang berjualan sayuran secara daring, pembuatan kaos, dan lainnya. Bahkan, kaos yang saya pakai ini, Nyedak Keplak (mendekat, pukul) ini adalah bahasa untuk social distancing. Dan sebetulnya sebagian keuntungan kaos ini disumbangkan juga pada waktu pandemi ini. Misalnya untuk bantuan pembelian kuota, bantuan bayar kuliah, dan lainnya. Yang telah terkumpul Rp200 juta," kata Ganjar.

Sementara, Rektor UMP Anjar Nugroho, dalam deklarasinya menyatakan milenial UMP siap melawan covid-19 dengan mematuhi protokol seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kami, milennial, siap bergotong royong mengatasi pandemi covid 19, menjadi mienial cerdas, mengampanyekan protokol kesehatan di sosial media. Kami milenial, siap menjadi relawan di tengah Covid 19. Menjadi milenial cerdas, mengkampanyekan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat," kata Rektor.

Ia mengajak kaum milenial untuk menjadi relawan covid-19 mengingat kasus pandemi yang terus meningkat.

"Pandemi harus kita lawan dengan menjaga protokol kesehatan, dan terus menerus untuk mengkampanyekan kepada masyarakat bagaimana pentingnya untuk terus menjaga kesehatan dengan menggunakan media sosial," tegasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT