20 September 2020, 08:59 WIB

IGD belum Beroperasi karena tidak Ada Listrik, Bupati Sikka Kecewa


Gabriel Langga | Nusantara

GEDUNG baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr TC Hillers Maumere yang dikerjakan kontraktor PT Wae Laku Abadi telah usai dibangun. Namun, pembangunan yang dimulai sejak 2019 lalu dengan menghabiskan anggaran Rp41 miliar lebih menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 itu, sampai saat ini, belum bisa dioperasikan karena belum terpasangnya jaringan listrik.

Akibatnya, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo merasa kecewa dengan konsultan perencanaan pembangunan IGD RSUD dr TC Hillers Maumere.

"Biaya besar untuk membayar konsultan perencanaan IGD itu. Sayangnya, konsultan perencanaan itu bisa lupa dengan jaringan listrik. Ini konsultan betul tidak. Masa perencanan canggih semua yang di dalam ruangan IGD ada lift baru bisa lupa dengan listrik. Setelah gedung ini jadi, kita lupa dengan listrik, akibatnya kita belum bisa dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat," kecam Bupati Sikka, Minggu (20/9), di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Julie Laiskodat Hadiri Peletakkan Batu Pertama Pembangunan SMK

Bupati Sikka yang biasa disapa Robby Idong mengatakan seharusnya konsultan perencanaan yang mengerjakan gedung besar itu harus memiliki wawasan yang besar. Kalau wawasan hanya bisa kerjakan rumah layak huni begini sudah.

"Gedung IGD sudah jadi, kita lupa dengan listrik. Akhirnya, sekarang kita anggarkan lagi untuk pengadaan pembangunan trafo," papar dia.

Untuk itu, Robby Idong meminta Direktur RSUD dr TC Hillers Maumere segera memanggil konsultan perencanaan pembangunan IGD untuk menghadapnya.

"Panggil itu konsultan perencanaan, saya mau periksa dia. Kita sudah bayar Rp400 juta untuk merencanakan pembangunan IGD ini. Saya mau tanya pada konsultan perencanaan mengapa mereka lupa dengan listrik," tandas dia.

Bupati Sikka meminta setiap SKPD harus lebih teliti soal perencanaan pembangunan.

"Bayar konsultan itu, kita harus marah kalau dia kerja tidak betul. Kesalahan-kesalahan konyol itu tidak boleh terjadi lagi di Sikka. Banyak bangunan gedung di Sikka gagal akibat perencanaan yang buruk. Saya juga akan meminta Kejari Sikka untuk memeriksa konsultan perencanaan itu," pungkas dia. (OL-1)

BERITA TERKAIT