20 September 2020, 05:36 WIB

Kematian Global Covid-19 Capai 946.727


Hym/AFP/StraitsTimes/I-1 | Humaniora

VIRUS korona baru (covid-19) telah menewaskan sedikitnya 946.727 orang sejak wabah muncul di Tiongkok Desember lalu, menurut penghitungan dari sumber resmi yang dikumpulkan AFP pada Jumat (18/9), pukul 11.00.

Sedikitnya 30.218.930 kasus covid-19 telah terdaftar di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, setidaknya 20.346.800 sekarang dianggap pulih.

Penghitungan menggunakan data yang dikumpulkan AFP dari otoritas nasional dan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mungkin hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah infeksi yang sebenarnya. Pasalnya, banyak negara hanya menguji kasus yang bergejala atau paling serius.

Pada Kamis, 5.279 kematian baru dan 301.608 kasus baru tercatat di seluruh dunia. Berdasarkan laporan terakhir, negara dengan kematian baru terbanyak ialah India dengan 1.174 kematian, diikuti Amerika Serikat dengan 928 kematian, dan Brasil dengan 829.

AS merupakan negara yang terparah dengan 197.655 kematian dari 6.676.410 kasus. Sedikitnya 2.540.334 orang telah dinyatakan pulih.

Setelah AS, negara yang paling terpukul ialah Brasil dengan 134.935 kematian dari 4.455.386 kasus, India dengan 84.372 kematian dari 5.214.677 kasus, Meksiko dengan 72.179 kema- tian dari 684.113 kasus, dan Inggris dengan 41.705 kematian dari 381.614 kasus.

Negara dengan jumlah kematian tertinggi jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya ialah Peru dengan 94 kematian per 100.000 penduduk, disusul Belgia (86), Spanyol (65), Bolivia (64), dan Cile (64).

Tiongkok--tidak termasuk Hong Kong dan Makau-- hingga saat ini telah menyatakan 85.255 kasus, termasuk 4.634 kematian dan 80.455 pemulihan.

Presiden Guatemala Alejandro Giammattei mengungkapkan pada Jumat (18/9), dia positif terinfeksi covid-19 dari hasil tes yang dijalaninya. “Hasil tes virus korona saya positif,” kata Giammattei kepada stasiun radio setempat.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, Jumat, mengatakan hasil tesnya positif covid-19. Namun, ia tidak memiliki gejala dan akan terus menjalankan tugasnya selama karantina di rumah.

“Saya dinyatakan positif covid-19 malam ini,” kata Le Maire dalam sebuah pernyataan di Twitter dan menambahkan bahwa dia akan tetap di rumah selama tujuh hari. (Hym/AFP/StraitsTimes/I-1)

BERITA TERKAIT