20 September 2020, 04:38 WIB

Halep di Ambang Partai Puncak Ketiga


Rif/R-3 | Olahraga

PETENIS Rumania Simona Halep berhasil melaju ke babak semifinal Italia Terbuka 2020 setelah lawannya, Yulia Putintseva, menyerah di set kedua akibat cedera punggung bagian bawah.

Petenis Kazakhstan itu merasa kesakitan ketika Halep yang merupakan unggulan pertama, memimpin 6-2 dan 2-0 di pertandingan yang berlangsung di Foro Italico, Roma, kemarin.

Dalam pertandingan set pembuka, Putintseva sempat memperlihatkan perlawanan sengit. Namun, Halep lebih unggul dan tetap bisa memegang kendali hingga dapat mengamankan set pertama dan kemudian harus menang mudah.

Kemenangan atas Putintseva pun membuat Halep berpeluang mencapai final ketiganya di Roma. Di semifinal, ia akan menantang pemenang pertandingan antara mantan petenis putri terbaik dunia Victoria Azarenka atau unggulan kesembilan Garbine Muguruza.

Tidak seperti fase sebelumnya, laga semifi nal yang akan dilakoni Halep akan dihadiri oleh sekitar seribu penonton. Langkah penyelenggara yang memperbolehkan penonton menyaksikan pertandingan secara langsung di semifinal dan fi nal pun diapresiasi oleh petenis rangking satu sektor putra Novak Djokovic.

“Saya harap itu benar. Jika kami akan memiliki 1.000 orang, itu lebih baik daripada tidak ada orang,” kata Djokovic kepada wartawan setelah ia melaju ke perempat final. “Kami semua merindukan fan. Bagian dari karier profesional kami dalam olahraga bermain di depan mereka dan untuk mereka juga. Jadi saya sangat senang itu akan terjadi,” kata Djokovic.

Pria asal Serbia itu juga mengatakan dia berharap pertandingan akan dimainkan di lapangan tengah karena dia lebih suka permukaan di lapangan utama di Foro Italico.

“Saya juga mendengar mereka mempertimbangkan untuk menggunakan lapangan Pietrangeli atau NextGen untuk semifinal dan final,” sambung Djokovic.

Selanjutnya di semifinal, Djokovic akan menghadapi petenis Jerman Dominik Koepfer yang mengakhiri impian remaja Italia Lorenzo Musetti dengan kemenangan 6-4 dan 6-0.

Sementara di Italia Terbuka, Djokovic punya ambisi untuk mematahkan rekor kemenangan turnamen Masters 1.000 milik Rafael Nadal, petenis Spanyol, yang sudah mengantongi sebanyak 35 piala.

Djokovic musim ini belum terbendung. Kegagalannya di Amerika Serikat Terbuka 2020 pun disebabkan dia didiskualifikasi akibat mementahkan bola ke arah hakim garis. (Rif/R-3)

BERITA TERKAIT