20 September 2020, 04:11 WIB

Komisioner KPU RI Terpapar Covid-19


Tri/Ind/Cah/Put/J-1 | Politik dan Hukum

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi terkonfi rmasi positif covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung oleh dirinya melalui pesan tertulis, kemarin.

“Hasilnya saya dapatkan tadi (kemarin) siang. Saya dinyatakan positif terpapar covid-19,” kata Pramono yang dites usap Jumat (18/9).

Kendati demikian, Pramono mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi yang baik. Ia juga tidak merasakan gejala apa pun.

Pramono menjelaskan telah melakukan beberapa tugas bersama Ketua KPU Arief Budiman yang pada Jumat mengumumkan bahwa dirinya positif covid-19.

Keduanya menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara KPU dan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makasar. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan seminar di kampus tersebut. Rangkaian acara di Unhas berlangsung pada 14-15 September lalu.

“Berikutnya kami berdua, bersama komisioner lain, juga menghadiri simulasi Sirekap di Depok, Jabar, yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September,” terangnya.

Pramono mengatakan dirinya telah menjalani isolasi mandiri sejak Jumat (18/9) pagi di rumah dinas. Sementara itu, keluarganya tetap berada di rumah pribadi di daerah Tangerang. “Saya tetap melaksanakan tugas- tugas persiapan penyelenggaraan Pilkada 2020 melalui work from home (WFH),” katanya.

Pramono merupakan komisioner KPU ketiga yang terpapar covid-19. Komisioner KPU lain, Evi Novida Ginting, dinyatakan positif terpapar covid-19 lebih dahulu pada 11 September 2020.

Bahkan, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan Faisal Amir juga terkonfirmasi covid-19. Sebelumnya, Faisal mendampingi Ketua KPU Arief
Budiman saat berkunjung ke Kota Makassar.

Komisioner KPU Viryan Azis menduga transmisi covid-19 di antara mereka terjadi karena Faisal dan Arief pernah berada di satu mobil.

Tidak hanya di KPU, anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Syamsudin Haris mengaku terpapar virus korona. Ia pun langsung menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta.

“Saya sejak tadi malam (Jumat, 18/9) dirawat di RS Pertamina karena hasil swab dinyatakan positif covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan 115 pegawai KPK positif covid-19. Jumlah kasus positif virus korona itu didapat dari pelacakan kontak dan tes usap massal yang dilakukan terhadap seribuan orang yang bekerja di lingkungan KPK.

Sementara itu, Camat Kelapa Gading Harmawan wafat akibat covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan Harmawan meninggal dunia di RSPI Sulianti Saroso karena ARDS dan hiperkoagulopati akibat infeksi covid-19. Harmawan dirawat di RSPI Sulianti Saroso selama 4 hari, sejak 14 September 2020.

Widyastuti menambahkan, sebelum dirawat di RS, Harmawan sempat berobat ke dokter dengan keluhan gejala demam disertai batuk. Dalam contact tracing yang dilakukan pihak puskesmas, didapatkan hasil pemeriksaan swab terhadap sopir almarhum menunjukkan positif covid-19. (Tri/Ind/Cah/Put/J-1)

BERITA TERKAIT