20 September 2020, 03:15 WIB

Stok Obat Covid-19 masih Mencukupi


Atalya Puspa | Politik dan Hukum

KEMENTERIAN Kesehatan menyatakan persediaan obat penanganan covid-19 masih mencukupi, terutama di 8 provinsi prioritas yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Sampai pekan lalu, Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan total lebih dari 1,4 juta kapsul Oseltamivir, 536 ribu tablet Klorokuin, dan lain-lain.

“Distribusi dilakukan kepada dinkes provinsi dan RS penanganan covid-19 untuk menjamin tersedianya obat secara tepat waktu di lokasi-lokasi tersebut,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Widyawati, dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).

Kemenkes juga telah menyiapkan buffer stock obat penanganan covid-19 yang dapat dimobilisasi segera sesuai kebutuhan. “Hal ini ditujukan untuk mendukung penanganan covid-19 di seluruh Indonesia, terutama di 8 provinsi prioritas,” ujarnya.

Terpisah, Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan perdebatan soal terjadinya perbedaan data kematian pasien covid-19 yang dicatat Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Online. Juru Bicara Satgas, Reisa Broto Asmoro, menerangkan pihaknya telah mengonfirmasi kepada Kementerian Kesehatan dan menyatakan bahwa data kematian yang dimiliki Rumah Sakit Online belum pasti disebabkan positif covid-19.

“Sementara itu, data kematian yang dikeluarkan Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kemenkes atau all record data sudah terkonfirmasi positif covid-19,” kata Reisa, Jumat (18/9).

Oleh karena itu, data-data yang ada di rumah sakit masih perlu pembuktian melalui hasil uji laboratorium. “Maka bisa disimpulkan data yang ada di RS Online belum semua terkonfirmasi hasil lab,” tegasnya.

Dengan penegasan itu, Reisa meminta masyarakat tidak memperdebatkannya lagi karena pemerintah sudah mengeluarkan data berdasar hasil uji laboratorium.

Ditambahkannya, Indonesia selalu mengedepankan transparansi publik dalam penanganan covid-19. Indonesia pun selalu melaporkan kasus terkonfirmasi positif dan kasus sembuh setiap harinya.

Masyarakat yang ingin mendapatkan perkembangan data yang lebih lengkap dan akurat disarankan mengunjungi situs resmi beralamat covid19.go.id atau di situs resmi Kemenkes, yaitu kemkes.go.id. serta mengikuti informasi yang diumumkan juru bicara pemerintah setiap hari.

Penambahan kasus

Data Kementerian Kesehatan kemarin mencatat total penambahan kasus terkonfi rmasi positif covid-19 menjadi 240.687 setelah ada penambahan sebanyak 4.168 orang.

Untuk pasien sembuh menjadi 174.350 setelah ada penambahan sebanyak 3.576 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 9.448 dengan penambahan 112 orang.

Akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 44.543 pada Jumat (18/9). Total akumulasi yang telah diuji menjadi 2.885.895. Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) di 158 laboratorium, test cepat melokuler (TCM) di 138 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 320 laboratorium.

Berdasarkan data, DKI Jakarta kemarin melaporkan terjadinya 988 kasus baru dan 1.025 orang yang sembuh. Jawa Barat melaporkan 470 kasus baru dan 554 sembuh, sedangkan Jawa Timur melaporkan 379 kasus baru dan 429 sembuh. (Fer/X-11)

BERITA TERKAIT