19 September 2020, 23:58 WIB

Pandemi Covid-19, Pemkab Klaten Bantu 60 Ribu Warga


Djoko Sardjono | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah terus melakukan berbagai langkah untuk menangani berbagai masalah terkait pandemi Covid-19. Berbagai bantuan telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak, antara lain jaring pengaman sosial (JPS) hingga subsidi bunga kepada pelaku pelaku UMKM.

Selain itu, Pemkab Klaten juga memberikan potongan rekening pembayaran air PDAM 10%-17% dan kartu Indonesia sehat (KIS) sebanyak  4.848 orang yang terkena PHK atau dirumahkan. "Hingga saat ini, Pemkab telah menyalurkan jaring pengaman sosial (JPS) untuk 60.000-an warga terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Klaten," kata Bupati Klaten Sri Mulyani pada pengukuhan pengurus Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Klaten 2020-2015 di Gedung RSPD, Sabtu (19/9).

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani mengingatkan kepada jajaran Papdesi, bahwa kondisi covid-19 kini belum mereda di Klaten. Karena itu, warga diminta waspada.

"Kami mengharapkan Papdesi Klaten juga turut berperan aktif dalam sosialisasi protokol kesehatan. Sehingga Klaten cepat bisa keluar dari zona merah,"  imbuhnya.

Sri Mulyani juga mengharapkan ke depan sinergitas dan koordinasi yang  telah berjalan baik ke depan dapat ditingkatkan. "Peran aktif Papdesi dalam pembangunan daerah ini sangat diharapkan, guna mewujudkan Klaten yang keren, maju, mandiri, dan berdaya asing," ujar Bupati Klaten,

Pengurus Papdesi Klaten dikukuhkan oleh Ketua DPD Papdesi Jateng, Sumaryadi, dengan disaksikan Ketua DPRD Klaten, Forkopimda, dan Ketua DPP Papdesi Wagiarti. Papdesi Klaten periode 2020-2025 diketuai Joko Lasono, Kades Tijayan, Kecamatan Manisrenggo. Di Klaten, jumlah desa mencapai 391 desa dan 10 kelurahan. (R-1)

BERITA TERKAIT