19 September 2020, 16:15 WIB

Menengok Sejarah Merek Mobil MG


RO | Otomotif

INDUSTRI otomotif dunia menemui awal masa kejayaannya di era 1920-an, dikembangkan oleh pelaku industri di Eropa kemudian merambah ke Amerika. Persaingan berbagai merek pun mulai terasa lebih hidup. 

Morris Garage yang dikenal dengan MG merupakan salah satu merek asal Eropa, tepatnya dari Abingdon, Inggris yang turut menghidupkan dunia otomotif. Masa keemasan MG diperkaya dengan kiprahnya menjuarai beragam ajang balap bergengsi.

Rekor pertama dalam land speed record diraih pada 1931 oleh MG EX120 yang dijuluki 'The Magic Midget', kemudian dilanjut MG K3 Magnette pada 1933 yang memenangkan kompetisi balap Mille Miglia (1000 mil) di Italia, hingga EX181 yang dikendarai oleh Sang Legendaris Sir Stirling Moss di Bonneville Salts Flats pada 1957.

Mengawali deretan kemenangan ini adalah keberhasilan the Old Number One yang memenangkan medali emas di Land’s End Trial pada 1925, yang membuktikan keseriusan MG dan para pendirinya untuk menjadikan merek MG penuh kualitas dan kelas.

Marketing & PR Director MG Motor Indonesia Arief Syarifudin menyatakan bahwa pencapaian MG selama hampir 100 tahun di industri otomotif dunia menjadikan MG sebagai merek yang sudah teruji kualitas dan ketangguhannya. 

Sepanjang sejarahnya, sambung Arief, MG tidak hanya memproduksi mobil yang memiliki keunggulan dari sisi kecepatan, tapi juga sosok-sosok bersejarah yang turut membangun nama MG dalam hal prestasi, sekaligus gengsi di dunia otomotif dunia. 

"Kehadiran kami di Indonesia bertujuan untuk memantapkan posisi MG melalui pengalaman berkendara menyenangkan dan mampu memuaskan ekspektasi konsumen di Tanah Air,” tambahnya.

The Dancing Daughters

Le Mans yang merupakan ajang balap ketahanan 24 jam paling bersejarah dan ternama di dunia turut dihadiri oleh enam sosok perempuan ikonik, yaitu Margaret Allen dan Coleen Eaton, Doreen Evans dan Barbara Skinner, serta Joan Richmond dan Joan Simpson yang mengendarai MG PA 1934 dan berhasil mengukir sejarah serta membuktikan bahwa wanita juga bisa berkompetisi di trek balap.
 
Kejuaraan Balap Dunia

Grand Prix 1950, British Rally Championship Silverstone Tyres 1400 pada 2007, dan British Touring Car championship (BTCC) 2012 adalah beberapa ajang balap mobil yang juga pernah dimenangkan oleh MG. Prestasi ini diukir oleh MG TC yang dikendarai oleh Frank Dominianni, MG ZR yang ditunggangi Luke Pinder, dan MG6 tanggangan Timothy Jason Plato di masing-masing kejuaraan.

Merambah Indonesia

Berawal dari Inggris, MG mulai mengembangkan pengaruhnya di Amerika selepas Perang Dunia Kedua pada 1945. MG T Type sports car diboyong oleh para pejuang Amerika dan sejak saat itu Amerika Serikat menjadi pasar yang penting untuk ekspor MG.

Memasuki 2020, MG melebarkan sayapnya ke Indonesia sebagai pasar yang memiliki potensi besar di Asia Tenggara. Dengan ragam model yang ditawarkan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat Indonesia, MG telah meluncurkan MG ZS di Maret 2020 dan yang terkini MG HS di Agustus 2020. (S-4)

BERITA TERKAIT