19 September 2020, 09:58 WIB

Bupati Temanggung Surati Dua Menteri Perjuangkan Nasib Tembakau


Tosiani | Nusantara

BUPATI Temanggung, Jawa Tengah M Al Khadziq kewalahan menangani berbagai masalah pertembakauan. Berbagai upaya yang dilakukannya tidak berhasil mendorong percepatan penyerapan dan anjlognya harga tembakau. Atas dasar itu, Bupati minta bantuan pemerintah pusat agar turun tangan membantunya mengatasi masalah pertembakauan.

Terkait hal itu, Bupati telah menyurati Menko Perekonomian RI dan Menteri Perindustrian RI. Dalam surat bernomor P/486/525.23/01.3/IX/2020 tertanggal 18 September itu, Khadziq meminta agar pemerintah pusat mendorong pabrik-pabrik rokok untuk mempercepat penyerapan tembakau dari petani Temanggung. Sebab saat ini masih banyak hasil panen tembakau menumpuk di tingkat petani, pengepul, dan pedagang lokal lantaran lambat diserap
pabrikan.

"Ini menyangkut industri rokok nasional, dan karena ini menyangkut kepentingan recovery ekonomi petani yang sedang terpuruk akibat pandemi. Maka kami memohon Menteri Perindustrian dan Menteri Koordinator Perekonomian untuk turun tangan melakukan pembinaan kepada dunia industri agar menyerap habis tembakau dari petani," kata Khadziq, Jumat (18/9) Malam.

Bupati ingin pihak kementerian mendorong agar pabrik rokok membeli tembakau Temanggung sampai habis hingga akhir musim panen. Dengan harga yang pantas sesuai dengan kualitasnya yang tinggi. Kementerian juga diminta mendorong revisi besaran kenaikan cukai rokok kretek yang disinyalir merupakan salah satu penyebab jatuhnya harga tembakau di tahun ini.

Bupati Temanggung mengatakan langkahnya meminta kementerian untuk turun tangan mengatasi anjloknya harga tembakau ini dikarenakan salah satu penyebab jatuhnya harga tembakau lokal. Pihak industri terkesan cenderung  mengurangi volume penyerapan. Yang terjadi, pihak pabrik cenderung lambat menyerap tembakau lokal. Penyebab lain diduga dampak covid-19 dan kenaikan cukai rokok.

Menurut bupati, dalam waktu dekat pihaknya akan menemui kedua menteri tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan petani Temanggung terkait anjloknya berbagai komoditas pertanian dan perkebunan di masa pandemi seperti tembakau, bawang putih, dan sayur mayur.

baca juga: Pemkab Temanggung akan Pantau Langsung Perdagangan Tembakau

Sejauh ini, kata Khadziq, pihaknya telah mengupayakan berbagai langkah seperti terus mendorong perwakilan pabrik segera menyerap tembakau petani, membina para pedagang dan petani agar menjalankan praktek perdagangan tembakau yang sehat. Ia juga terus berkomunikasi dengan direksi pabrik-pabrik rokok yang biasa membeli tembakau Temanggung. Bupati juga mendesak mereka segera menyerap tembakau dengan harga yang pantas.

Namun dari berbagai langkah tersebut belum tampak ada perubahan keadaan, sehingga Bupati meminta pemerintah pusat ikut turun tangan. Khadziq berharap, langkahnya kali ini meminta pemerintah pusat turun tangan. Dan diharapkan dapat mengubah keadaan sehingga petani tembakau dapat tertolong kondisinya sebelum masa panen ini berakhir. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT