19 September 2020, 09:20 WIB

Menkes Pastikan Ketersediaan Faskes untuk Pasien Covid-19


Atalya Puspa | Humaniora

JUMLAH kasus positif covid-19 di Indonesia hingga hari ini masih terus bertambah. Kementerian Kesehatan memastikan kesiapan fasilitas layanan kesehatan terutama rumah sakit dan laboratorium di 8 provinsi prioritas yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Terkait kesiapan rumah sakit, Kemenkes mengadakan pemantauan setiap hari terhadap rasio hunian ruang isolasi dan ICU di rumah sakit di seluruh Indonesia. Kemenkes juga melakukan peninjauan langsung ke beberapa rumah sakit di provinsi yang sedang terjadi lonjakan kasus covid-19.

Data rumah sakit secara daring per 17 September 2020 dan hasil peninjauan ke lapangan, untuk rasio pasien yang dirawat dengan keterisian ruang isolasi dan ICU di Indonesia 39,8%. Sedangkan rasio keterpakaian untuk RS Rujukan COVID-19 di Jakarta 78%, Jawa Barat 51%, Jawa Tengah 36%, Jawa Timur 45%, Banten 75%, Bali 63%, Sulawesi Selatan 22%, Sumatra Utara 42%.

“Untuk saat ini ketersediaan ruang perawatan masih mencukupi. Ketersedian ruang isolasi dan ICU ini terus dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi dan rumah sakit untuk selalu siap menambah kapasitas ruang perawatan bagi pasien covid-19 bila terjadi lonjakan kasus di daerahnya,” kata Menkes Terawan Agus Putranto, dalam keterangan resmi, Jumat (18/9) di Jakarta.

Terawan juga mengimbau daerah untuk menunjuk rumah sakit yang khusus merawat pasien covid-19 dan bila sangat dibutuhkan dapat membangun RS lapangan/RS darurat untuk merawat pasien covid-19 dengan gejala ringan untuk mengurangi beban perawatan di RS Rujukan Covid-19.

Selain rumah sakit, Kemenkes juga memastikan kesiapan laboratorium. Terdapat 343 laboratorium pemeriksaan covid-19 yang tersebar di 34 provinsi.

Di 8 Provinsi prioritas, terdapat 223 laboratorium pemeriksa covid-19 (65 % dari jumlah semua laboratorium). Rinciannya laboratorium di DKI sebanyak 52 lab, Jawa Barat (39), Jawa Tengah (23), Jawa Timur (49), Sumatra Utara (15), Sulawesi Selatan (19), Kalimantan Selatan (11), dan Papua (10). Pemeriksaan spesimen rata-rata per hari di 8 provinsi tersebut sebanyak 26.722.(H-1)

BERITA TERKAIT