19 September 2020, 09:19 WIB

RSUD Penuh Pasien Covid-19, Pemda Bintuni Siapkan 2 Tempat Isolasi


Martinus Solo | Nusantara

DENGAN Rumah Sakit Umum Daerha (RSUD) di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, telah dipenuh pasien covid -19, Pemerintah Daerah (Pemda) Teluk Bintuni menyiapkan dua tempat isolasi bagi pasien covid-19. 

Langkah serius tersebut diambil saat Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw bersama Wakil Bupati Matret Kokop serta Kapolres, Kajari dan Kasdim Bintuni melakukan kunjungan kei Asrama Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas  (P2TIM) Teluk Bintuni dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) yang terletak di Jalur 9 Kampung Banjar Ausoi SP 4 

Kepada media, Petrus Kasihiw mengungkapkan bahwa saat ini tercatat 99 pasien positif C-19 yang diisolasi secara mandiri di rumah masing-maisng. Dengan harapan jangan sampai isolasi mandiri justru terjadi penularan baru, Pemda Teluk Bintuni mengambil langkah untuk mengisolasi di dua tempat.

“Saat ini kapasitas rumah sakit sudah tidak mampu lagi menampung 99 pasien yang positif  covid-19, maka besok akan dipindahkan ke dua tempat ini,”ujar Petrus

Lebih lanjut, Petrus mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Pada tanggal 15 September kemarin saya sudah menandatangani surat edaran terkait PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)  total. SBB Total ini berlaku selama satu bulan," jelas Bupati Bintuni.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan PSBB, Pemda Bintuni akan kerja sama semua pihak. "Kita semua diimbau agar sama-sama memberikan dukungan dan kerjas ama seperti saat penularan gelombang tahap pertama,agar bisa menurunkan eskelasinya," ujar Petrus.

Ia jugemenegaskan bahwa Pemda Bintuni juga siap menanggulanggi dampak ekonomi. "Karena wabah ini merupakan lawan kita bersama,” pungkas Bupati Bintuni. (MS/OL-09).

BERITA TERKAIT