19 September 2020, 08:25 WIB

Jenazah ABK Tertahan 4 Bulan di Pantai Gading Akhirnya Dipulangkan


Hijrah Ibrahim | Nusantara

JENAZAH Riki Rivaldi, WNI asal Kota Ternate, Maluku Utara yang meninggal dunia di Abidjan, Pantai Gading, Afrika Utara baru tiba di Maluku Utara, Jumat (18/9). Riji diketahui bekerja di sebuah kapal Tiongkok, China Harvest 352. Warga Kelurahan Takome, Kota Ternate ini diketahui meninggal 16 Mei 2020 saat kapal sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Abidjan Pantai Gading.

Kuasa hukum keluarga, Ridho Fhicry mengatakan jenazah Riki baru tiba di Indonesia pada September karena pengurusan dokumen yang berlaku di negara itu, di antaranya surat jalan Kementerian Luar Negeri Pantai Gading. Juga surat keterangan dari rumah sakit di Abidjan. Jenazah Riki tiba di Indonesia Jumat (18/9) pukul 18.00 WIB.

"Awalnya jenazah dijadwalkan tiba di Indonesia pada 7 sampai 9 Agustus lalu. Tapi masih ada dokumen belum selesia dan terkendala lockdown menyebabkan jenazah Riki baru bisa dipulangkan sekarang," kata Ridho Fachry dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9).

Riki meninggal bukan karena covid-19. Saat ini jenazah masih di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Tangerang dan direncanakan jenazah tiba di Kota Ternate, Minggu (19/9) diterbangkan dengan pesawat Garuda Indonesia.

Adapun hak-hak almarhum selama bekerja di perusahaan seperti sisa gaji sudah dibayarkan, sedangkan asuransi kematian dibayarkan setelah dimakamkan. Perusahaan akan melakukan klaim asuransi Riki.

baca juga: Pemkab Sorong Latih Kader Pendampingan Korban KDRT

Riki bekerja sebagai anak buah kapal di perusahaan Tiongkok. Sebelumnya ada tuga ABK dari Kota Ternate yang bekerja di kapal ikan Tiongkok juga meninggal dunia saat di laut lepas. Ketiga ABK tersebut adalah Saldi Djainudin, M Arifqi Maulana Ramli dan Rian Bahri, warga Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Maluku Utara. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT