19 September 2020, 06:16 WIB

Kebijakan Pembatasan Jam Malam di Depok Direvisi


KG/J-2 | Megapolitan

WALI Kota Depok Idris Abdul Shomad merevisi kebijakan pembatasan aktivitas warga dan pembatasan aktivitas usaha. Revisi dilakukan karena telah membuat ekonomi warga dan dunia usaha kian melemah. “Mulai besok (hari ini) jam pembatasan aktivitas warga dan aktivitas usaha mulai dilonggarkan. Kelonggaran jam ini diberlakukan selama dua pekan ke depan,” kata Idris dalam keterangannya, kemarin.

Revisi pembatasan aktivitas warga dan dunia usaha tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Nomor: 443/347/Kpts/Dinkes/Huk/2020. Pembatasan jam operasional toko, pusat perbelanjaan, rumah makan, kafe, tempat usaha serta layanan antar, dan aktivitas warga berlaku selama 14 hari, sejak 19 September hingga 3 Oktober mendatang. Ketentuan itu dapat diperpanjang sesuai rekomendasi Gugus Tugas Covid-19.

Revisi itu juga membuat beberapa perubahan terkait dengan batas jam malam ketimbang dua pekan sebelumnya. Misalnya, layanan di tempat
usaha tutup pukul 20.00 dari sebelumnya pukul 18.00 WIB. Aktivitas warga/perkumpulan hingga pukul 21.00, sebelumnya pukul 20.00 WIB. “Pelonggaran ini berkaitan dengan dampak ekonomi dan sosial serta hasil sinergi kebijakan dengan pemerintah daerah sekitar,” pungkasnya. (KG/J-2)

BERITA TERKAIT