19 September 2020, 06:00 WIB

Miras Oplosan Diduga Penyebab Kematian 5 ABK KM Starindo


Faj/J-2 | Megapolitan

PIHAK kepolisian menyebut dugaan sementara kematian lima anak buah kapal (ABK) KM Starindo Jaya Maju VI saat berlayar di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Kamis (17/9), karena minuman keras oplosan. Kelima ABK itu ialah Muhammad Zulkarnain, 24, Putra Enggal Pradana, 18, Khairul Muttaqin, 23, Miftahul Huda, 21, dan Muhammad Son Haji, 27.

Kapolres Kepulauan Seribu AKB Morry Ermond mengatakan kelima ABK pada Kamis (3/9) atau dua pekan lalu menenggak minuman keras dan meninggal esok harinya. Mayat kelima ABK itu dibungkus dengan plastik dan disimpan dalam freezer kapal. “Keterangan awal dari nakhoda kelimanya meninggal dunia karena meminum miras oplosan,” kata Morry, kemarin.

Morry mengaku perlu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian lima ABK itu. Seluruh jenazah ABK juga telah dibawa ke Ru-
mah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menambahkan, nakhoda KM Starindo Jaya Maju VI mengambil inisiatif untuk menyimpan lima jasad ABK yang sebelumnya tewas seusai menenggak minuman keras. Dari keterangan yang dihimpun polisi, mayat kelima ABK disimpan di freezer sejak Kamis (3/9), saat kapal berada di laut lepas Samudra Hindia. (Faj/J-2)

BERITA TERKAIT