18 September 2020, 11:45 WIB

Pemerintah dan DPR Hati-Hati Bahas RUU Cipta Kerja


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

BADAN Legislasi (Baleg) DPR memahami harapan pemerintah yang menginginkan Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja dapat segera disahkan. Namun Baleg berkomitmen pembahasan beleid sapu jagat tersebut tetap dilakukan dengan cermat supaya bermutu tinggi.

Anggota Baleg DPR Arteria Dahlan mengatakan, pihaknya memahami harapan pemerintah agar RUU Cipta Kerja dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional dari ancaman resesi akibat pandemi.

Baca juga: Manfaat RUU Cipta Kerja akan Dinikmati Masyarakat di Masa Datang

"Spiritnya sama, DPR dan pemerintah sama-sama ingin cepat. Tapi, kita akan tetap melakukan pembahasan dengan penuh kecermatan, kehati-hatian dan kekhidmatan," kata Arteria dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).

Arteria menjelaskan, Baleg fokus membahas klaster transportasi dalam RUU Cipta Kerja. Menurut dia, untuk pembahasan sampai dengan klaster ketenagakerjaan masih butuh waktu yang cukup lama.

Lebih lanjut, Arteria mengatakan bahwa Baleg tak berbicara target kapan pembahasan RUU Cipta Kerja akan selesai. Menurutnya, DPR mengedepankan prinsip teliti dan hati-hati dalam membahas RUU Cipta Kerja agar nantinya produk hukum yang dihasilkan tidak digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"DPR, khususnya PDIP, cepat plus harus cermat, hati-hati, harus taat asas, tidak boleh melanggar hukum, jangan sampai di MK-kan (digugat ke MK)," pungkasnya. (Cah/A-1)

BERITA TERKAIT