18 September 2020, 15:05 WIB

Jumlah Kasus Positif Korona Naik, NTT Belum akan Terapkan PSBB


Palce Amalo | Nusantara

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum mengeluarkan keputusan untuk menerapkan pembatasan sosial serskala sesar (PSBB) di di tiga kabupaten yang mengalami lonjakan kasus covid-19.

Sesuai laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT, Jumat (18/9) siang, lonjakan kasus covid-19 terjadi di dua daerah yakni Ende mencapai 61 kasus, Manggarai 22 kasus dan Manggarai Barat 17 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Dominikus Mere mengatakan pemerintah telah melakukan evaluasi terkait 
dengan peningkatan kasus tersebut. "Kalau terus meningkat tentu gubernur sebagai ketua umum satgas akan mengambil kebijakan. Kalau kita lihat dari hari ke hari ada peningkatan kasus," ujarnya.

Sebelumnya Dominikus mengatakan belum ada kebijakan pemerintah menutup sementara transportasi udara ke Ende terkait lonjakan kasus 
tersebut.

Sebaliknya pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan gugus tugas di kabupaten tersebut, termasuk gugus tugas di kabupaten lainnya di NTT dan sejumlah provinsi untuk memantau pelaku perjalanan. Pasalnya, peningkatan kasus covid-19 di NTT paling banyak berasal dari pelaku perjalanan dan transmisi lokal.

"Kita harus lihat dari dua sisi, satgas dan juga provinsi dan kabupaten dan juga satgas pusat, kita akan evaluasi kalau nanti kasusya (terus) 
meningkat," kata dia.

Sampai Jumat (18/9) siang, jumlah warga yang positif korona dilaporkan berasal dari 11 kabupaten dan kota yakni Alor, Ende, Flores Timur, Kupang, Malaka, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Timur dan Timor Tengah Selatan. Total terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 313 orang terdiri dari 128 orang dirawat, 180 orang sembuh, dan lima orang meninggal. (H-3)

BERITA TERKAIT