17 September 2020, 13:35 WIB

Tito Karnavian Sampaikan Indonesia Rentan Jadi Perlintasan Ilegal


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan wilayah Indonesia yang didominasi kepulauan, menjadi tantangan dalam menjaga perbatasan. Tidak heran, kata Tito, Indonesia rentan dijadikan perlintasan masuk dan keluarnya orang atau barang secara ilegal.

"Indonesia sebagai salah satu yang border (batas wilayah)nya cukup rentan untuk terjadinya ilegal trespassing (perlintasan ilegal), ilegal entry dan exit (keluar-masuk ilegal). Tidak gampang. Sehingga banyak terjadi peristiwa penyelendupan, narkotika, human trafficking (perdagangan orang)," ujar Tito dalam dalam webinar nasional Bakohumas Pengelolaan Perbatasan di Jakarta, Kamis (17/9).

Baca juga: Perbatasan Mesti Jadi Benteng Imported Cases Covid-19

Negara Kesatuan Republik Indonesia, terang Tito, terdiri lebih dari 17 ribu pulau dan terbagi dalam tiga zona waktu. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

"Nah kita semua bangga dengan itu. Tapi di sisi lain membuat tantangan bagaimana mengelola perbatasan itu," ucapnya.

Namun, lebih dari 65% wilayah Indonesia, sambungnya, berbatasan laut dengan negara lain. Sementara, kapasitas untuk menjaga dan mengamankan perbatasan Indonesia masih jauh jika dibandingkan dengan negara lain.

"Coba kita bandingkan dengan Singapura misalnya. Negara pulau, Island state, sangat mudah menjaga perbatasannya," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT