17 September 2020, 13:29 WIB

Polri-Kejaksaan Siap Usut Tuntas Kasus Kebakaran Gedung Kejagung


Astri Novaria | Politik dan Hukum

PIHAK Kepolisian dan Kejaksaan sepakat untuk mengusut kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terjadi pada Sabtu (22/8) lalu. Demikian yang disampaikan oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Turnojoyo, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/9).

"Kami sudah berkomitmen sepakat untuk tidak ragu-ragu dalam memproses siapapun yang terlibat dan ini akan kita pertanggungjawabkan ke publik," Listyo.

Baca juga: Kabareskrim: Ada Dugaan Peristiwa Pidana di Kebakaran Kejagung

Komjen Listyo juga meminta agar polemik yang beredar terkait kebakaran Kejagung dihentikan. Pihaknya juga memastikan akan mengusut siapa saja yang terlibat dalam kebakaran ini secara transparan. 

"Kita sudah sepakat dalam gelar tadi untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan dengan dugaan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP," paparnya. 

Untuk diketahui, ancaman pada Pasal 187 KUHP berbunyi, Ayat (1) barang siapa dengan sengaja menimbulkan ledakan, kebakaran atau banjir diancam pidana penjara paling lama 12 tahun bila perbuatan tersebut menimbulkan bahaya bagi umum dan bagi barang.

Ayat (2) dengan pidana paling lama 15 tahun penjara bila perbuatan tersebut membahayakan bagi nyawa orang lain.

Ayat (3) dengan pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun, bila perbuatan tersebut menimbulkan bahaya bagi nyawa orang lain dan mengakibatkan orang mati.

Sementara Pasal 188 KUHP berbunyi, barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan, atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun. (OL-6)

BERITA TERKAIT